Rabu, 19 Maret 2014

Skripsi Manajemen: Pengaruh Lingkungan Kerja dan Pengembanagan Karyawan terhadap Kinerja Karyawan PT. Carsurindo Superintendent

BAB I.
PENDAHULUAN.
1.1 Latar Belakang .    Organisasi merupakan wadah tempat orang-orang yang melaksanakan  kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai tujuan. Tujuan tersebut dapat berupa  tujuan pribadi anggota maupun tujuan global organisasi. Untuk mencapai tujuan  organisasi, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya  manusia yang memiliki prestasi kerja dan produktivitas yang baik akan  mendukung perusahaan dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu perusahaan  harus memberikan timbal balik yang sesuai untuk meningkatkan prestasi  karyawan dalam bekerja. Prestasi tidak terlepas dari faktor kepuasan kerja.

Kepuasan kerja (job satisfaction) merupakan sikap emosional karyawan  yang menyenangkan dan mencintai pekerjaan (Hasibuan, 2005). Kepuasan kerja  mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya. Ini nampak dalam  sikap positif karyawan terhadap pekerjaan dan segala sesuatu yang dihadapi di  lingkungan kerjanya. Sebagai sekumpulan perasaan, kepuasan kerja bersifat  dinamik. Luthans (2006) menyatakan bahwa kepuasan kerja sangat tergantung  kepada bagaimana persepsi individu seseorang dalam melaksanakan tugasnya di  tempat kerja, sehingga bersifat subjektif bagi individu yang merasakannya.   Dalam organisasi, pertentangan-pertentangan bisa saja terjadi antara para  karyawan sendiri ataupun para pemimpin sendiri, hal itu terjadi karena banyaknya  manusia yang ada dalam perusahaan, dikarenakan masing-masing mempunyai  sifat, sikap, keinginan, kepribadian dan minat yang berbeda-beda. Ada banyak  macam konflik yang membawa implikasi, dan jika tidak ditangani dengan baik  akan berlanjut pada stress dan tekanan yang dirasakan oleh karyawan dan pada  akhirnya akan menyebabkan produktivitas dan kepuasan kerja karyawan akan  menurun.  Menyikapi hal tersebut  maka seorang pemimpin dalam suatu organisasi  merupakan hal yang paling penting dalam menentukan pelaksanaan suatu kondisi  organisasi. Kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin mempengaruhi perilaku  bawahan, agar mau bekerja secara produktif untuk mencapai  tujuan perusahaan  (Hasibuan, 2005). Keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin atau manajer  tidak hanya berpengaruh terhadap keberhasilan saja, tetapi juga berpengaruh  terhadap kepuasan, perilaku, dan kinerja karyawan. Karyawan yang dapat  menerima dengan baik keputusan pimpinan pada akhirnya akan menciptakan  efisiensi dan efektivitas ke seluruh organisasi.     Motivasi berfungsi sebagai pendorong. Dorongan yang menyebabkan  seseorang berusaha mencapai tujuan.  Terry mengemukakan bahwa Motivasi  merupakan keinginan yang terdapat pada diri seseorang individu yang  merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan (Hasibuan, 2005). Menurut  Gomes (20003) manfaat motivasi yang utama adalah menciptakan gairah kerja,  sehingga produktivitas meningkat. Hasibuan (2005) menyatakan motivasi penting  karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung  perilaku manusia, supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang  optimal. Sehingga dapat dikatakan bahwa motivasi berpengaruh terhadap  kepuasan kerja karyawan.     PT. Asam Jawa adalah suatu perusahaan swasta yang bergerak dibidang  perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit  yang menghasilkan minyak sawit. Hasil produksi ini kemudian dijual di pasar  dalam negeri. Perkebunan milik PT. Asam Jawa berlokasi di Torgamba yang  sekaligus merupakan lokasi kegiatan produksi. Kantor pusat PT. Asam Jawa yang  berlokasi di Medan merupakan pusat pengendalian kegiatan operasional  perusahaan. Karyawannya terdiri dari bagian keuangan, pemasaran, penjualan,  dan bagian sumber daya manusia.     Karyawan yang bekerja pada kantor Medan sebagian besarnya adalah  karyawan manajerial yang memiliki fungsi strategis dan penting. Oleh karena itu  diperlukan karyawan yang memiliki kualifikasi tinggi yang mampu memberikan  produktivitas yang tinggi bagi perusahaan. Oleh karena itu kepuasan kerja  karyawan menjadi salah satu bagian penting yang harus dikelola perusahaan.  Sehingga dengan tercapainya kepuasan kerja pada karyawan diharapkan karyawan  memberikan kontribusi bagi perusahaan.     Berdasarkan pengamatan yang dilakukan menunjukkan bentuk  kepemimpinan yang dijalankan di PT.Asam Jawa  didominasi dengan bentuk  kepemimpinan direktif, dimana pemimpin menginstruksikan tugas dan pekerjaan  yang harus dikerjakan oleh karyawan (Thoha, 2003). Dalam memberikan tugas— tugas kepada bawahannya, pemimpin menjelaskan apa saja yang harus dikerjakan,  dan tanggung jawab yang dimiliki oleh karyawan dalam pelaksanaan tugas.  Karyawan diminta untuk mengerjakan tugas mereka sesuai instruksi yang  diberikan oleh pimpinan.     Pemimpin dalam menjalankan tugasnya terkadang memberi perhatian  kepada bawahannya. Perhatiannya ditunjukkan dengan mendengarkan keluhan  dari karyawan mengenai pekerjaan mereka, dan ikut mencari solusi bagi masalah  yang dialami karyawan dalam mengerjakan pekerjaannya. Masalah-masalah yang  terjadi dalam pekerjaan tidak terlepas dari pengawasan pimpinan. Masalah yang  tidak dapat dipecahkan sendiri oleh karyawan akan didiskusikan bersama dengan  pimpinan.     Berbagai kebutuhan menjadi motivasi karyawan dalam bekerja.  Mc.Cleland mengungkapkan bahwa ada tiga kebutuhan dasar yang dimiliki  karyawan, yaitu: kebutuhan untuk berprestasi, berafiliasi, dan untuk memperoleh  kekuasaan. Kebutuhan akan afiliasi merupakan kebutuhan yang  terlihat pada  karyawan. Karyawan mengerjakan tugas-tugasnya sehingga mendapat pengakuan  dari rekan kerja dan atasan. Pujian dan penghargaan menjadi penyemangat  karyawan dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.bahan pertimbangan perusahaan  untuk memberikan promosi jabatan salah satunya adalah dari pencapaian prestasi  kerja. Karyawan termotivasi untuk bekerja dengan baik agar dapat memperoleh  nilai-nilai untuk promosi jabatan yang ditetapkan oleh perusahaan.     Hasil pengamatan dari beberapa karyawan pada pra survey menunjukkan  bahwa  tidak seluruh karyawan memiliki motivasi yang tinggi untuk berprestasi  dalam bekerja. Hal ini terlihat dari ada sebagian  karyawan yang masih bermalasmalasan dalam melaksanakan pekerjaan yang diberikan padanya.
Salah satu indikator untuk mengukur kepuasan kerja adalah melalui  pekerjaan itu sendiri, bagaimana produktivitas yang dihasilkan karyawan terhadap  pekerjaannya (Luthans, 2006). Produktivitas pada PT. Asam Jawa dapat diukur  berdasarkan data penjualan CPO yang merupakan hasil produksi dari perkebunan  PT. Asan Jawa .
        Terjadi peningkatan terhadap penjualan  CPO yang dihasilkan oleh PT. Asam Jawa dari tahun 2007 hingga 2009.  Produktivitas yang meningkat mengindikasikan terdapat kepuasan kerja pada  karyawan PT. Asam Jawa.  Kondisi tersebut dapat dijadikan salah satu indikator bahwa karyawan memiliki  kepuasan yang tinggi terhadap pekerjaannya. Sebagaimana diungkapkan oleh  Robbins (2002) bahwa terdapat hubungan yang secara konsisten negatif antara  kepuasan kerja dan kemangkiran. Yang berarti jumlah kemangkiran yang rendah  menidentifikasikan kepuasan yang tinggi.  Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan, maka penulis tertarik untuk  melakukan penelitian mengenai kepemimpinan dan motivasi terhadap kepuasan  kerja. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian  dengan judul  “ Pengaruh  kepemimpinan dan motivasi terhadap kepuasan kerja  karyawan pada PT.  Asam Jawa Medan”.  
1.2 Perumusan Masalah.
Berdasarkan latar belakang masalah, maka penulis merumuskan  permasalahan sebagai berikut: “Apakah kepemimpinan dan motivasi berpengaruh  signifikan terhadap kepuasan karyawan pada PT. Asam Jawa Medan?” .
1.3 Tujuan Penelitian.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  kepemimpinan dan motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Asam  Jawa Medan”.

1.4  Manfaat Penelitian       1. Tujuan Penelitian.
         a. Bagi Penulis .
Memberikan kesempatan bagi penulis untuk menerapkan teori yang telah  diperoleh di bangku kuliah dan menambah wawasan dan memperdalam     pengetahuan penulis dalam bidang manajemen sumber daya manusia.          b. Bagi Perusahaan.
Memberikan informasi sebagai masukan bagi  perusahaan mengenai  hubungan antara kepemimpinan dan motivasi dengan kepuasan kerja  karyawan.          c. Bagi Pihak lain .
Sebagai bahan referensi bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian  tentang  objek atau masalah yang sama di masa yang akan datang.




Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pesan skripsi