BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pengawasan adalah bahwa segenap kegiatan untuk
meyakinkan dan menjamin bahwa
tugas/pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan rencana yang telah di tetapkan, kebijaksanaan yang telah digariskan dan
perintah (aturan) yang diberikan. Dalam hal ini pengawasan juga penting karena dapat
menjadi tolak ukur dalam memberikan penilaian
terhadap pekerjaan seseorang dalam sebuah organisasi. Pengawasan dalam sebuah organisasi sangat dibutuhkan apabila
organisasi tersebut akan mencapai tujuan.
Salah satu dari
lima fungsi dasar manajemen adalah kontrol atau pengawasan yang berfungsi membantu memastikan apakah aktifitas
yang dilakukan pegawai administrasi
sesuai dengan hasil yang dinginkan. Selain itu, fungsi ini juga dapat digunakan untuk memfasilitasi bagaimana
melakukan perbaikan terhadap hal tersebut.
Pengawasan adalah tanggung jawab pimpinan, tapi karena tidak mungkin pimpinan melakukan semuanya maka pengawasan
dilimpahkan pada unit pengawasan. Tetapi
dalam melakukan pengawasan pimpinan akan dibantu oleh beberapa manajer yang bertugas pada bidangnya
masing-masing sehingga proses pengawasan
dapat lebih efektif dan lebih efisien.
Mulanya dan bahkan sementara pihak saat ini
menganggap bahwa fungsi pengawasan itu
tidak perlu, dilupakan, dan disalah artikan. Namun, dalam organisasi modern dan dalam perusahaan bestandar kompleks
semakin disadari pentingnya fungsi
pengawasan itu yang sebenarnya bermaksud baik yaitu sebagai fungsi manajemen untuk menjamin bahwa apa yang
ditetapkan sebagai tujuan organisasi dapat
dicapai dengan semestinya.
Menurut Achmad
(2007:2), bahwa kantor adalah satu unit organisasi yang berfungsi memberikan pelayanan kegiatan kerja
dan kegiatan lainnya untuk keperluan manajemen
dalam usahanya mencapai tujuan organisasi, dengan menggunakan sumber daya manusia dengan segala fasilitas
dan perlengkapannya dalam fungsi pelayanan
sehingga tercapai tujuan kantor yang telah direncanakan sebelumnya.
Sumberdaya kantor
yang dimanfaatkan untuk mencapai tujuan kantor, mesin-mesin, metode kerja, waktu kerja, dan tempat kerja.
Pada dasarnya,
rangkaian kegiatan di dalam organisasi yang dilakukan oleh sekelompok orang, baik di lingkungan
pemerintah maupun swasta, secara keseluruhan
akan memerlukan pekerjaan kantor yang tertib, rapi, dan lancar. Dalam melaksanakan kegiatan pekerjaan kantor, faktor
penting yang turut menentukan kelancarannya
ialah sumber daya manusia, penyusunan tempat kerja dan alat perlengkapan kantor dengan sebaik-baiknya.
Organisasi sebagai suatu bidang kerja hendaknya
direncanakan, dibina, dikendalikan, disempurnakan, atau ditata dengan sebaik-baiknya. Apabila tidak ditata dengan
sebaik-baiknya akan menjadi kumpulan aktivitas
yang tidak terstruktur. Akibatnya mungkin akan terjadi kesimpang-siuran dalam penyediaan data yang diperlukan,
menghambat pelaksanaan unsur-unsur administrasi
lainnya, dan akhirnya mengakibatkan pemborosan berbagai sumber daya. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan kerja
dibutuhkan sistem, prosedur, atau metode/cara
kerja yang efisien. Karena itu efisiensi perlu sekali dijadikan satusatunya
dasar pemikiran, ukuran baku, dan tujuan pokok bagi semua pelaksanaan pekerjaan kantor agar dapat berfungsi secara
baik, tertib, rapi dan lancar.
Menurut
Sedarmayanti (2001:112), bahwa efisiensi
adalah usaha pada produksi untuk
memberantas pemborosan bahan dan tenaga kerja maupun gejala yang merugikan. Efisiensi kerja adalah
pelaksanaan cara-cara tertentu dengan tanpa mengurangi tujuannya yang merupakan cara yang
termudah mengerjakannya, termurah
biayanya, tersingkat waktunya, teringan bebannya, dan terpendek jaraknya.
Bekerja dengan
efisien adalah bekerja dengan gerakan, usaha, waktu dan kelelahan yang sedikit mungkin. Cara bekerja yang
efisien dapat diterapkan oleh setiap pegawai/staff
untuk semua pekerjaan, baik kecil maupun besar. Dengan menggunakan cara bekerja yang sederhana,
penggunaan alat yang dapat membantu mempercepat
penyelesaian tugas, serta menghemat gerak dan tenaga, maka seseorang dapat dikatakan bekerja dengan efisien, dan
memperoleh hasil yang memuaskan.
Sumber utama
efisiensi adalah manusia, karena dengan akal, pikiran dan pengetahuan yang ada, manusia mampu menciptakan cara kerja
yang efisien. Unsur-unsur yang melekat
pada manusia adalah kesadaran, keahlian, dan disiplin. Apabila salah satu unsur tersebut tidak ada maka akan sulit
mencapai efisiensi.
Bekerja dengan efisien adalah bekerja dengan
gerakan, usaha, waktu dan kelelahan yang
sedikit mungkin. Adapun syarat dapat dicapainya efisiensi adalah berhasil guna atau efektif , ekonimis,
pelaksanaan kerja yang dapat dipertanggungjawabkan, pembagian kerja yang
nyata, rasionalitas wewenang dan tanggungjawab,
prosedur kerja yang praktis, dapat dikerjakan dan dapat dilaksanakan. Titik berat yang utama dalam hal
mengevaluasi sesuatu prosedur adalah
dicapainya sasaran secara efektif dan efisien. Akan tetapi, tidak jarang pegawai yang bekerja tanpa memperhatikan
efisiensi pekerjaannya dan mereka hanya mengutamakan
kecepatan dalam melakukan pekerjaan.
Dalam bidang
perkantoran, perlu diperhatikan adanya azas-azas tertentu agar dapat dicapai perbandingan terbaik antara
setiap kerja dan hasilnya. Azas-azas efisiensi
pekerjaan kantor terbagi menjadi 5 yaitu: 1) Azas
perencanaan 2) Azas penyederhanaan 3) Azas penghematan 4) Azas penghapusan 5) Azas
penggabungan Oleh karena itu, penulis
tertarik untuk membahas mengenai efisiensi kerja pada bagian kemahasiswaan Fakultas Ekonomi .
Adapun judul dari tugas akhir ini
adalah “EFISIENSI KERJA PADA BAGIAN KEMAHASISWAAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA”.
B. Perumusan Masalah Berdasarkan dengan latar belakang tersebut,
maka perumusan masalah yang menjadi objek
penelitian, yakni bagaimana pelaksanaan efisiensi kerja pada bagian kemahasiswaan Fakultas Ekonomi .
C. Tujuan
Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
pelaksanaan efisiensi kerja dalam pekerjaan
kantor yang diterapkan pada bagian kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dalam meningkatkan prestasi kerja.
D. Manfaat
Penelitian Adapun manfaat penelitian ini adalah : 1. Bagi Peneliti a. Menambah pengetahuan peneliti dalam bidang
yang diteliti yaitu bagian Kemahasiswaan
Fakultas Ekonomi , baik secara teoritis
maupun aplikasi.
b. Memberikan
gambaran sedekat mungkin dengan kenyataan, tentang bagaimana efisiensi kerja itu yang
sesungguhnya.
2. Bagi Instansi Sebagai masukan dalam pelaksanaan pekerjaan
kantor yang efisien, khususnya pada
bagian Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi .
3. Bagi Peneliti
lain Sebagai bahan referensi Tugas Akhir bagi mahasiswa lainnya.
E. Lokasi dan Jadwal Kegiatan Penelitian ini
dilakukan pada Fakultas Ekonomi Jl. T.M. Hanafiah Kampus USU Medan. Untuk
lebih jelasnya jadwal kegiatan ini dapat
dilihat pada Tabel 1.1 Tabel 1.1 Jadwal Kegiatan NO
KEGIATAN MINGGU KE- I II III 1
Persiapan 2
Pengumpulan Data 3 Konsultasi dan Penulisan Laporan Dalam kegiatan Persiapan, Pengumpulan
Data, Konsultasi dan Penulisan Laporan,
Penulis melakukan riset selama beberapa minggu di Fakultas Ekonomi . Pada tahap penyusunan draft Tugas Akhir,
dimulai dari pencarian buku-buku
refrensi mengenai efisiensi kinerja. Kemudian pada tahap pengumpulan data dilakukan penulis dengan
magang di Fakultas Ekonomi USU.
Magang dilaksanakan
sejak tanggal 16 Juni 2011 – 17 Agustus 2011. Setelah melakukan observasi,Penulis memulai penulisan
laporan yang akan dikemas dalam bentuk
Tugas Akhir. Dimana dalam penulisannya Penulis akan dibimbing oleh Dosen Pembimbing agar penulisan laporan sesuai
dengan judul dan materi pembahasan.
F. Sistematika Penulisan Agar pembahasan Tugas
akhir ini dilaksanakan secara sistematis dan terarah maka penulis membagi luas pembahasan Tugas
Akhir ini dalam empat (4 ) bab, yang dianggap
cukup memadai untuk mengemukakan hal yang dianggap penting dan relevan dengan judul Tugas Akhir. Adapun
uraiannya adalah sebagai berikut : BAB I : PENDAHULUAN Dalam bab ini diuraikan
tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, rencana
yang terdiri dari lokasi dan jadwal kegiatan
dan sistematika penulisan.
BAB II: PROFIL
INSTANSI Dalam bab ini penulis menguraikan tentang sejarah singkat instansi,
struktur organisasi dan personalia, job
description, jaringan usaha/kegiatan, kinerja usaha terkini dan rencana kegiatan Bagian
Kemahasiswaan .
BAB III :
PEMBAHASAN Dalam bab ini penulis membahas tentang efisiensi kerja yang telah
diteliti pada bagian Kemahasiswaan Fakultas
Ekonomi .
BAB IV : PENUTUP Dalam bab ini penulis akan
memberikan kesimpulan berdasarkan uraian terdahulu dan memberikan saran-saran yang
bertitik tolak dari pengumpulan data dan pembahasan yang dilakukan, dimana diharapkan
dapat memberikan masukan yang bermanfaat
bagi Fakultas Ekonomi dimasa mendatang.
Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
pesan skripsi