Rabu, 02 April 2014

Skripsi Kesekretarisan: PELAKSANAAN ETIKA PROFESI SEKRETARIS PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV



BAB I PENDAHULUAN 
A. LATAR BELAKANG 
Etika  didefinisikan sebagai suatu ilmu yang membicarakan masalah  perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang dapat dinilai baik dan mana yang  dapat dinilai tidak baik. Etika tidak membahas keadaan manusia, melainkan  membahas bagaimana seharusnya manusia itu berprilaku. Etika juga membantu  mencari orientasi , tujuannya membantu kita agar kita tidak hidup dengan cara  ikut-ikutan saja terhadap berbagai pihak yang mau menetapkan bagaimana kita  harus hidup melainkan agar kita dapat mengerti sendiri mengapa kita harus  bersikap begini dan begitu dan kita lebih mampu mempertanggungjawabkan  kehidupan kita.

Profesi pada hakekatnya adalah suatu pernyataan atau suatu janji terbuka,  bahwa seseorang akan mengabdikan dirinya kepada suatu jabatan atau pekerjaan  dalam arti biasa karena orang tersebut merasa terpanggil untuk menjabat  pekerjaan tersebut. Suatu profesi bukanlah dimaksud untuk mencari keuntungan  bagi dirinya sendiri, melainkan untuk pengabdian kepada masyarakat. Ini berarti  profesi tidak boleh sampai merugikan, merusak atau menimbulkan malapetaka  bagi orang dan masyarakat. Sebaliknya profesi itu harus berusaha menimbulkan  kebaikan, keberuntungan dan kesempurnaan serta kesejahteraan bagi masyarakat.
Ini berarti seorang penyandang profesi sekretaris harus lebih mengutamakan  kepentingan perusahaan untuk meningkatkan produktifitas kerja perusahaan.
 Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang  sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap  konsumen (klien atau objek). Dengan kata lain orientasi utama profesi adalah  untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahlian yang dimiliki. Jika  tidak disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya  disalahgunakan oleh seseorang seperti pada penyalahgunaan profesi seseorang  dibidang computer misalnya pada kasus kejahatan komputer yang berhasil  mengcopi program komersial untuk diperjualbelikan lagi tanpa ijin dari hak  pencipta atas program yang dikomersilkan itu, sehingga perlu pemahaman atas  etika profesi dengan memahami kode etik profesi. Kode etik ibarat kompas yang  menunjukkan arah moral bagi suatu profesi. sekaligus sebagai sarana untuk  membantu para pelaksanan seseorang sebagai seseorang yang professional supaya  tidak dapat merusak etika profesi. Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi  kode etik profesi yaitu:  1.Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota tentang  prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode  etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh  dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan.
2.Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas  profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat  memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat  memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan  pengontrolan terhadap para pelaksana dilapangan kerja (kalangan social).
 3. Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi  tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat  dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau  perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi dilain  instansi atau perusahaan.
Di zaman ekonomi global dengan tingkat teknologi tinggi, para esekutif  menjadi tergantung pada dukungan staf-nya untuk mengontrol system yang baru.
Sedangkan kondisi dari para pelaku bisnis adalah menghadapi berbagai tantangan  dan berada dalam lingkungan yang serba bersaing. Kondisi demikian membuat  para pimpinan perusahaan membutuhkan jasa sekretaris yang lebih handal dan  professional. Sekretaris merupakan orang yang berperan penting dalam membantu  tugas-tugas pimpinan. Seorang sekretaris diharapkan mampu memperlancar tugas  pimpinan dengan segala kemampuan dan keterampilan yang dia miliki, tetapi bukan hanya itu saja, seorang sekretaris juga harus memiliki etika sesuai dengan  panggilannya sebagai seorang sekretaris.
Dalam konteks professional, menjalankan tugas dan tanggung jawab  sesuai dengan etika yang berlaku memang merupakan suatu keharusan, bukan  hanya pilihan. Hal ini berlaku seluruh jajaran sumber daya manusia dalam  perusahaan, termasuk juga untuk seorang sekretaris. Seorang sekretaris mesti  memahami dasar-dasar etika kesekretarisan, yang melandasi profesionalisme  seorang sekretaris. Konsistensi dalam mengimplementasi etika dalam menunjang  kemantapan karir dan sukses berkesinambungan.
 Di dalam sebuah kantor seorang sekretaris akan banyak menghadapi  masalah baik dari dirinya maupun orang lain yang sering bertemu di kantor  maupun diluar dengan berbagai suku, agama, daerah dan karakter yang berbedabeda. Untuk itulah sekretaris harus mampu menentukan apa yang harus dia  lakukan. Oleh karena itu sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan  dari orang lain apabila dalam dirinya ada kesadaran kuat untuk mengindahkan  etika profesi pada saat mereka ingin memberikan jasa keahlian profesi kepada  orang lain atau masyarakat yang memerlukannya. Tanpa etika profesi apa yang  semula dikenal sebagai sebuah profesi yang terhormat akan segera jatuh menjadi  sebuah pekerjaan yang mencari nafkah biasa yang sedikitpun tidak diwarnai  dengan nilai idealisme dan ujung-ujungnya akan berakhir dengan tidak adanya  lagi respek maupun kepercayaan yang pantas diberikan kepada profesi tersebut.
Munculnya etika profesi sebenarnya berasal dari adanya penyimpangan  perilaku dari penyandang profesi terhadap  sistem nilai, norma, aturan ketentuan  yang berlaku dalam profesinya. Tidak adanya komitmen pribadi dalam  melaksanakan tugas, tidak jujur, tidak bertanggungjawab, tidak berdedikasi, tidak  menghargai hak orang lain, tidak adil dan semacamnya.
Menurut Bambang (2007:45) ada tiga alasan mengapa orang memilih  tindakan-tindakan tidak etis yaitu: a.  Orang akan berbuat apa yang paling leluasa bias diperbuatnya.
b.  Orang akan berbuat demi suatu kemenangan  c.  Orang selalu mencoba merasionalkan pilihan-pilihannya dengan  relativisme.
 Pentingnya etika pada seorang penyandang profesi sekretaris bertujuan  untuk mengarahkan agar tidak menyimpang dari peraturan tata tertib serta budaya  yang diciptakan di dalam organisasi terebut. Suatu penyimpangan akan terjadi jika  etika tidak dilaksanakan tugas sebagai seorang sekretaris. Untuk itulah penulis  tertarik untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan etika profesi seorang sekretaris  pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.
B.  Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah maka rumusan masalah  Bagaimana Penerapan Etika Profesi Sekretaris pada PT. Perkebunan Nusantara IV  (Persero) Medan.
C. Tujuan Penelitian Adapun tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui  bagaimana penerapan etika profesi sekretaris pada PT. Perkebunan Nusantara IV  (Persero) Medan.
 D. MANFAAT PENELITIAN Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :  1.  Untuk memperdalam pengetahuan dan  pemahaman penulis mengenai  pelaksaan etika profesi sekretaris dalam perusahaan 2.  Bagi perusahaan dapat dijadikan sebagai bahan masukan untuk mengambil  perbandingan ke masa yang akan datang.
3.  Bagi pembaca dapat menambah pengetahuan dan sebagai referensi tentang  etika profesi sekretaris.
E.  SISTEMATIKA PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Kantor PT. Perkebunan Nusantara (Persero)  Jl.Letjen Suprapto No.2 Medan. Jadwal penelitian terdiri dari berbagai kegiatan.
Proses kegiatan di mulai dari persiapan pelaksanaan survey, pelaksanaan  bimbingan untuk pengolahan data, pelaporan bimbingan untuk penulisan tugas  akhir. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di Tabel 1.1 berikut ini : Tabel 1.1 Jadwal Kegiatan Penelitian  Sumber : penulis (2013)  KEGIATAN Februari 2013  Maret 2013  April 2013  Mei 2013 Minggu  Minggu  Minggu  Minggu I  II  III  IV  I  II  III  IV  I  II  III  IV  I  II  III  IV A. Persiapan Pengajuan Judul  Tugas Akhir B. Pelaksanaan Survei / Riset ke  perusahaan untuk  mengambil data C. Pelaporan Bimbingan Tugas  Akhir  Pada tahap penyusunan daftar Tugas Akhir, di mulai dari pencarian buku-buku referensi mengenai etika profesi seorang sekretaris. Setelah melakukan  observasi, penulis memulai penulisan laporan yang akan dibimbing oleh Dosen  pembimbing agar penulisan laporan sesuai dengan judul dan materi pembahasan.
2. Sumber Data Sumber data  yang menjadi pedoman bagi penulis dibagi dalam dua  sumber, yaitu :  a.  Data primer Yaitu : data yang diperoleh dengan cara mendatangi langsung ke objek  penelitian, dimana data yang diperoleh dari lapangan, wawancara dan  Tanya jawab b.  Data Sekunder  Yaitu : data yang diperoleh dari sumber-sumber lain dalam bentuk  laporan atau publikasi yang diambil dari perusahaan maupun luar  perusahaan, seperti : buku-buku, surat kabar, dan media lainnya yang  relevan dengan masalah yang diteliti.
 3.Teknik Pengumpulan data a.  Penelitian Kepustakaan Penelitian yang dilakukan dengan membaca buku, majalah dan  bacaan lainnya yang berhubungan dengan objek yang diteliti. Data  yang dikumpulkan penulis merupakan data sekunder, yaitu data  yang paling mendekati pada permasalahan yang diteliti.
b.  Penelitian Lapangan Penelitian langsung terhadap objek yang diteliti untuk  mendapatkan data yang diinginkan. Data ini merupakan data  primer yang diperoleh melalui : 1.  Wawancara, yaitu : penelitian yang dilakukan dengan Tanya  jawab untuk member keterangan.
2.  Dokumentasi, yaitu : data yang diperoleh dari perusahaan  langsung.
 4.Laporan penelitian Tugas Akhir ini dibagi atas empat bab antara lain : BAB I : PENDAHULUAN Pada bab  ini penulis akan membahas latar belakang  masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat  penelitian, dan sistematika penelitian.
BAB II : PROFIL PERUSAHAAN Pada bab ini penulis akan membahas sejarah ringkas  perusahaan, struktur organisasi, dan job description.
BAB III : PEMBAHASAN Bab ini berisikan pembahasan tentang penelitian yang  dilakukan penulis dengan pembahasan etika profesi  sekretaris pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero)  Medan.
BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisikan kesimpulan berdasarkan pembahasan dan  hasil penelitian yang dilakukan di PT. Perkebunan  Nusantara IV (Persero) Medan. Dan beberapa saran yang  bermanfaat dikemudian hari.
  

Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pesan skripsi