BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sebagai makhluk sosial, manusia senantiasa
ingin berhubungan dengan manusia
lainnya. Ia ingin mengetahuilingkungan sekitarnya, bahkan ingin mengetahui apa yang terjadi dalam dirinya.Rasa
ingin tahu itu memaksa manusia untuk
berkomunikasi. Professor Wilburdalam Cangara (2004:1) menyebutkan bahwa tanpa komunikasi , tidak mungkin
terbentuk suatu masyarakat. Sebaliknya tanpa
masyarakat, manusia tidak mungkin dapat mengembangkan komunikasi.
Dalam kenyataannya
masalah komunikasi senantiasa muncul dalam proses organisasi. Bahkan dapat dikatan, organisasi
tanpa komunikasi ibarat sebuah mobil
yang di dalamnya terdapat rangkaian alat-alat otomotif, yang terpaksa tidak berfungsi karena tidak adanya aliran fungsi
antara satu bagian dengan bagian lainnya.
Komunikasi merupakan suatu upaya yang sistematis untuk merumuskan prinsip-prinsip secara tegas dan atas dasar
prinsip-prinsip tersebut disampaikan informasi
serta dibentuk pendapat dan sikap (Hovland dalam Cangara, 2004:17) Keberhasilan
suatu organisasi dalam mewujudkan tercapainya tujuan organisasi secara efisien tergantung kepada
berbagai macam faktor. Keterampilan dan pengetahuan
yang dimiliki oleh para anggota organisasi banyak membawa pengaruh dalam mencapai tujuan yang telah
ditetapkan tersebut. Untuk sampai pada
tujuan tersebut, salah satu faktor yang diperlukan ialah komunikasi yang dikembangkan dan diatur secara baik dalam
organisasi. Setiap kegiatan organisasi melibatkan
keharusan penanganan tugas dari para anggotanya yang memerlukan informasi yang cukup memadai sesuai dengan
tahap kegiatannya. Tidak satupun kegiatan-kegiatan
itu yang tidak memerlukan informasi.
Pengorganisasian
memerlukan komunikasi pimpinan dengan bawahan tentang penugasan mereka.
Ketidakmengertian
(misunderstanding)merupakan sumber
disintegrasi dan konflik, karena ketidakmengertian merupakan rangsangan (stimulus) yang membangkitkan prasangka.
Berbagai aksi demo dilakukan karyawan
atau pegawai bukan hanya persoalan ketidakpuasan terhadap pendapat dan reward(ganjaran), tetapi lebih banyak
bersumber dari ketidakmengertian mereka
terhadap eksistensi organisasinya.
Komunikasi dalam
organisasi adalah komunikasi yang dilakukan pimpinan, baik dengan para karyawan maupun
dengan khalayak yang ada kaitannya
dengan organisasi, dalam rangkapembinaan kerja sama yang serasi untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi
(Effendy, 2001:214). Dalam mencapai
tujuan organisasinya, Fakultas Ekonomi yang bergerak di bidang pendidikan, selalu
mengandalkan keputusan setiap pimpinan
di masing-masing kegiatan dan pimpinan dituntut untuk mampu menjalin komunikasi yang baik bagi setiap
karyawannya. Untuk itulah instansi ini akan
senantiasa menjaga kekompakan dari
atasan kepada bawahan dan sebaliknya,
agar mampu meningkatkan prestasi kerja karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan sebagai salah satu wadah
penyampai informasi kepada publik.
Dalam
pengelolaannya, pimpinan pada instansi ini berusaha fokus dalam hal komunikasi, agar mampu
mempengaruhikaryawan untuk dapat bekerja sesuai dengan tujuan yang ditetapkan tanpa adanya
paksaan dan perasaan tertekan, sehingga
karyawan mampu bekerja dengan nyaman dalam penyelesaian tugastugas mereka.
Namun dalam hal
prestasi kerja, masih dapat dikatakan belum terlalu optimal, sebab dimasyarakat luas fenomena
antara pimpinan dan karyawan, maupun
antar sesama karyawan, masih terdapat komunikasi yang kurang efektif dan hal tersebut memicu terjadinya miss
communication.Banyak hal yang dapat menyebabkan
terjadinya miss communication, bisa disebabkan karena persepsi atau tanggapan penerima, bahasa yang digunakan
dan tidak lengkapnya pesan komunikasi
itu disampaikan. Hal tersebuttentu akan sangat menghambat kinerja dan operasional perusahaan. Miss
communicationjuga kerap terjadi dalam sebuah perusahaan karena kurangnya koordinasi dan
pengawasan yang baik dari seorang pimpinan
kepada karyawannya. Meskipun nyaris mustahil menyamakan persepsi individu-inividu dalam organisasi, tetapi
melalui kegiatan komunikasi yang terencana
dan substansi isinya terdesain, minimal terjadi proses penyebarluasan dimensi-dimensi organisasi pada setiap orang.
Dimensi-dimensi
yang dimaksud misalnya Misi organisasi, Visi, Nilai, Strategi. Prospek, dan sebagainya. Jikabanyak
orang yang tidak memahami hakekat
organisasinya, maka organisasi menjadi sulit untuk melakukan mobilisasi, instruksi, maupun perbahan-perubahan dalam
manajemen.
Pengarahan
mengharuskan pimpinan untuk berkomunikasi dengan bawahannya agar tujuan kelompok dapat tercapai.
Jadi seorang pimpinan akan dapat
melaksanakan fungsi-fungsi manajemen melalui interaksi dan komunikasi dengan pihak lain. Oleh karena itu, komunikasi
sangat penting dalam rangka meningkatkan
kelancaran kegiatan organisasi.
Berdasarkan uraian
diatas, maka penulis tertarik untuk mempelajari dan mengetahui bagaimana penerapan komunikasi
dalam aktivitas kelancaran pekerjaan
organisasi. Untuk itu penulismelakukan observasi Tugas Akhir yang berjudul “ Komunikasi Organisasi Pada Fakultas
Ekonomi Universitas Sumatera Utara “ B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian diatas maka perumusan
masalah yang dapat diambil sebagai objek
penelitian yang dilakukan yaitu: bagaimana implementasi komunikasi organisasi pada Fakultas Ekonomi ? C.
Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi komunikasi organisasi pada Fakultas Ekonomi .
D. Manfaat
Penelitian : 1. Bagi penulis.
A. Dapat menambah
wawasan dan pengetahuan penulis mengenai kepemimpinan dan komunikasi.
2. Bagi Fakultas Ekonomi , sebagai literature kepustakaan di bidang penelitian mengenai
pengaruh kepemimpinan dan komunikasi
terhadap prestasi kerja karyawan.
3. Bagi pihak lain, diharapkan penulisanini
dapat dijadikan sebagai bahan bacaan dan
menambah referensi perpustakaan dan untuk referensi bagi penelitian selanjutnya di masa yang akan datang.
E. Jadwal Kegiatan Penelitian ini dilakukan di Fakultas Ekonomi Jl.
T.M. Hanafiah No. 9 Kampus USU Medan. Jadwal kegiatan penelitian ini adalah sebagai berikut : Tabel 1.
Jadwal Kegiatan NO
KEGIATAN BULAN JUNI JULI AGUSTUS 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 1. Persiapan 2. Pengumpulan Data 3 Penulisan Laporan Sumber : Penulis (2013) Persiapan Tugas Akhir dimulai dari tanggal 22
Juni 2013 , sejak disetujuinya Judul
Tugas Akhir oleh Ketua Program Studi DIII Kesekretariatan.
Pada tahap
pengumpulan data, penulismelakukan observasi yang akan dilaksanakan pada minggu kedua dan ketiga
bulan Juli 2013. Pada tahap ini Penulis akan mengumpulkan sebanyak mungkin
data sekunder.
F. Rencana Isi Tugas Akhir ini dibagi atas empat bab dan
setiap bab nya dibagi atas sub bab
antara lain : BAB I :
PENDAHULUAN Bab ini menguraikan tentang
latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, rencana
yang terdiri dari jadwal survei/
observasi dan rencana isi.
BAB II : PROFIL
INSTANSI Bab ini menguraikan tentang
sejarah ringkas instansi, jenis usaha/ kegiatan, struktur organisasi, uraian tugas (job
description ), kinerja usaha terkini, dan
rencana kegiatan.
BAB III :
PEMBAHASAN Bab ini menguraikan tentang
pengertian komunikasi, unsur-unsur komunikasi,
bentuk komunikasi, pengertian organisasi dan tipe-tipe organisasi, arus komunikasi dalam organisasi,fungsi
komunikasi dalam organisasi, saluran
komunikasi dalam organisasi, komunikasi dalam organisasi, analisis dan evaluasi.
BAB IV : KESIMPULAN
DAN SARAN Bab ini menguraikan kesimpulan
berdasarkan uraian terdahulu dan memberikan
saran-saran yang bertitiktolak dari pengumpulan data dan pembahasan yang dilakukan dimana diharapkan
dapat memberikan masukan yang bermanfaat
Pada Fakultas Ekonomi dimasa mendatang.
Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
pesan skripsi