Selasa, 25 November 2014

Skripsi Ekonomi: Analisis Efektivitas Anggaran Blud Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2010-2011

 BAB I.
PENDAHULUAN.
A. Latar Belakang Masalah.
Skripsi Ekonomi: Analisis Efektivitas Anggaran Blud Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2010-2011
Setiap  perusahaan  seharusnya  mampu  menyusun anggaran  yang  merupakan  bagian  pentingbagi  perusahaan  sebagai  langkah  awal  agar  kegiatan  perusahaan  dapat  berjalan  dengan  baik  dalam  meningkatkan  perencanaan  dan  pengendalian  perusahaan.  Di  dunia  bisnis  maupun  di  organisasi sektor publik, termasuk pemerintah, anggaran merupakan bagian  dari aktivitas penting yang dilakukan secara rutin.

Rumah  sakit  merupakan  organisasi  publik  yang  membuat  anggaran sebagai alat untuk perencanaan dan pengendalian dalam pencapaian tujuan organisasinya. Agar tetap dapat bersaing secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan pelayanan yang baik bagi pasien, maka rumah sakit dituntut  untuk  dapat  mengembangkan  organisasinya karena  beroperasi  dengan  meningkatkan  kemampuan  rumah  sakit  serta  untuk  lebih  memperluas  dukungan  dana  untuk  sosial.  Salah  satunya  adalah  dengan  meningkatkan  kinerja manajerial melalui perencanaan  dan pengendalian  yang dinilai dari  pencapaian tujuan anggaran(Murthi dan Sujana, 2008).
Perkembangan  dunia  rumah  sakit  di  Indonesia  cukup  pesat.
Perkembangan  ini  terjadi  karena  para  pengelola  rumah  sakit  mengikuti  kecenderungan pelayanan  kesehatan di Indonesia.  Kecenderungan tersebut  pada umumnya mengakibatkan kenaikan biaya dalam penanganan masalah  kesehatan.  Kecenderungan  ini  mengarah  kepada  makin  banyaknya  biaya   yang  digunakan  dalam  upaya  kesehatan.  Jumlah  rumah  sakit  akan  meningkat dengan cepat juga cakupan pelayanannya.
Perihal  di  atas  menjadi  keharusan  bagi  para  pengelola  rumah sakit  untuk  lebih  memahami  masalah  keuangan,  agar  tecapai  efisiensi  dalam  penggunaan sumber daya rumah sakit guna meningkatkan daya saing. Untuk  mencapai  efisiensi  tersebut  pada  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Kabupaten  Karanganyar dibutuhkan penerapan manajemen yang lebih baik, antara lain  bidang  perencanaan  dan  pengendalian  penggunaan  sumber  daya  yang  tersedia.  Efisiensi  yang  dimaksudkan  adalah  pencapaian  output yang  maksimum  dengan input tertentu.  Input merupakan  sumber  daya  yang  digunakan  untuk  suatu program  dan  aktivitas,  contohnya:  dokter  di  rumah  sakit. Sedangkan, outputmerupakan  hasil yang  dicapai dari suatu program  dan  aktivitas.  Salah  satu  alat  yang  dibutuhkan  oleh  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Kabupaten  Karanganyar  guna  mewujudkan  perencanaan  dan  pengendalian yang  optimal  ialah  adanya  anggaran  (budget)  yang  tersusun  dengan baik.
Anggaran berfungsi sebagai alat perencanaan, koordinasi, dan pedoman  kerja  bagi  perusahaan.  Dalam  peranannya  untuk  pengendalian,  anggaran  dapat  memudahkan  pihak  manajemen  untuk  melakukan  pencegahan  agar  tidak terjadi penyimpangan yang mempengaruhi keuangan perusahaan. Hal  ini dapat diketahui dari besarnya penyimpangan yang terjadi antara realisasi  dengan  anggaran,  yang  nantinya  digunakan  sebagai  tolok  ukur  dalam  pengendalian.  Manajemen  rumah  sakit  sebagai  suatu  lembaga  yang   nirlaba/non  profit  harus  dikembangkan  dengan  perencanaan  yang  sebaikbaiknya  untuk  menyediakan  pelayanan  yang  bermutu,  tetapi  dengan  biaya  yang  seoptimal  mungkin.  Penyusunan  anggaran  sendiri  didasarkan  pada  Peraturan  Menteri Dalam Negeri  Nomor  13  Tahun 2006  tentang  Pedoman  Pelaksanaan  Pengelolaan  Keuangan  Daerah  dan  Peraturan  Menteri  Dalam  Negeri  Nomor  25  Tahun  2009  tentang  Penyusunan  Anggaran  Pendapatan  dan Belanja Daerah.
Penganggaran  adalah  suatu  proses  yang  biayanya  dialokasikan  pada  kegiatan  tertentu  yang  telah  direncanakan  untuk  jangka  waktu  yang  telah  ditetapkan,  biasanya  12  bulan.  Demikian  pula  penganggaran  pada  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Kabupaten  Karanganyar.  Sebagai  pedoman  kerja,  anggaran  memberikan  arah  serta sekaligus  memberikan  target  yang  harus  dicapai oleh  kegiatan rumah  sakit pada  waktu  yang akan  datang.  Sebagai  alat  koordinasi,  anggaran  mengkoordinasikan  semua  bagian  yang  ada  di  rumah  sakit  sehingga  saling  menunjang,  saling  bekerja  sama  dengan  baik  untukmenuju sasaran yang telah ditetapkan.
Sumber  dana  anggaran  pendapatan  dan  belanja  langsung  adalah  salah  satunya  dari  BLUD.  BLUD  adalah  suatu  lembaga  pemerintahan  yang  menghasilkan barang atau jasa dan  dikelola secara  otonom dengan  prinsip  efisiensi  dan  memiliki  rencana  kerja  anggaran  yang  diatur  oleh  sistem  manajemen  sendiri.  Peraturan  tentang  Pengelolaan  Keuangan  Badan  Layanan Umum Daerah, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005  tentang  Pengelolaan  Keuangan  Badan  Layanan  Umum  dan  Peraturan   MenteriDalam  Negeri  Nomor  61  Tahun  2007  tentang  Pedoman  Teknis  Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Rumah Sakit Umum  Daerah Kabupaten Karanganyar menjadi BLUD sejak tanggal 2 Maret 2009.
BLUD  mempunyai  sifat  fleksibel  karena   pendapatan  BLUD  yang  berasal  dari  jasa  layanan  dapat  dipergunakan  langsung  untuk  membiayai  kegiatannya. Permasalahan lain adalah sisa lebih pada anggaran BLUD tidak  bisa  digunakan  langsung  ke  awal  tahun  sesudahnya,  untuk  itu  harus  menunggu dulu sampai terbentuknya Rencana Kerja Anggaran Perubahan.
Dalam  penyusunan  laporan  tugas  akhir  ini  penulis  membahas  bagaimana  penyusunan  anggaran  dan  juga  realisasi  anggaran  untuk  tahun  2010-2011  pada  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Kabupaten  Karanganyar.
Sehingga dapat diketahui apa saja yang menjadi anggaran tahun 2010-2011  dan  juga  bagaimana  laporan  realisasinya.  Sehingga  nanti  dapat  dievaluasi  apakah realisasi anggaran sudah sesuai dengan anggaran yang telah disusun  dan  dapat  diketahui  apa  yang  menjadi  kelemahan  dan  kelebihan  dalam  penyusunan  dan  realisasi  anggaran  pada  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Kabupaten Karanganyar.
Berdasarkan  uraian  di  atas  maka  penulis  akan  membuat  Tugas  Akhir  mengenai “ANALISIS  EFEKTIVITAS  ANGGARAN  BLUD  PADA  RUMAH  SAKIT UMUM  DAERAH  KABUPATEN  KARANGANYAR  TAHUN 2010-2011”.
 B. Perumusan Masalah.
Berdasarkan  latar  belakang  di  atas  maka  dapat  dirumuskan  beberapa  permasalahan sebagai berikut berikut ini.
1. Bagaimanakah  proses  penyusunan  anggaran  BLUD  pada  Rumah  Sakit  Umum Daerah Kabupaten Karanganyar?.
2. Bagaimanakah  efektivitas  anggaran  BLUD tahun  2010-2011  pada  Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar?.
C. Tujuan Penelitian.
Tujuan  dari  penelitian  pada  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Kabupaten  Karanganyar adalah sebagai berikut ini.
1. Mengetahui  bagaimana  proses  penyusunan  anggaran  BLUD  pada  Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar.
2. Mengetahui bagaimana realisasi anggaran BLUD tahun 2010-2011 pada  Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar.
3. Mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan dalam pencapaian efektivitas  beserta identifikasi solusi atas permasalahan yang dihadapi Rumah Sakit  Umum Daerah Kabupaten Karanganyar.
D. Manfaat Penelitian.
Manfaat yang diharapkan dan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut ini.
1. Bagi Instansi.
 a. Hasil  penelitian  dapat  digunakan  sebagai  bahan  masukan  dan  pertimbangan khususnya  mengenai  penyusunan  anggaran  untuk  tahun yang akan datang.
b. Hasil penelitian  dapat  memberikan  informasi yang  dapat digunakan  oleh  Rumah  Sakit  Umum  Daerah  Kabupaten  Karanganyar  dalam  melaksanakan  kegiatan  yang  berhubungan  dengan  dengan  penganggaran.
2. Bagi Pembaca  Hasil penelitian  dapat memberikan  beberapa  manfaat, seperti  tambahan  pengetahuan,  wawasan,  informasi  dan  sebagai  referensi  bacaan  dalam  pembuatan tugas akhir di masa yang akan datang.

 Skripsi Ekonomi: Analisis Efektivitas Anggaran Blud Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2010-2011

Download lengkap Versi PDF

2 komentar:

pesan skripsi