BAB I.
PENDAHULUAN.
A. Latar Belakang Masalah.
Skripsi Ekonomi: Analisis Efektivitas Anggaran Blud Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2010-2011
Setiap perusahaan
seharusnya mampu menyusun anggaran yang merupakan bagian
pentingbagi perusahaan sebagai
langkah awal agar kegiatan perusahaan
dapat berjalan dengan
baik dalam meningkatkan perencanaan
dan pengendalian perusahaan. Di
dunia bisnis maupun
di organisasi sektor publik,
termasuk pemerintah, anggaran merupakan bagian dari aktivitas penting yang dilakukan secara
rutin.
Rumah sakit
merupakan organisasi publik
yang membuat anggaran sebagai alat untuk perencanaan dan
pengendalian dalam pencapaian tujuan organisasinya. Agar tetap dapat bersaing
secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan pelayanan yang baik bagi pasien,
maka rumah sakit dituntut untuk dapat
mengembangkan organisasinya
karena beroperasi dengan meningkatkan
kemampuan rumah sakit
serta untuk lebih
memperluas dukungan dana
untuk sosial. Salah
satunya adalah dengan
meningkatkan kinerja manajerial
melalui perencanaan dan
pengendalian yang dinilai dari pencapaian tujuan anggaran(Murthi dan Sujana,
2008).
Perkembangan dunia
rumah sakit di
Indonesia cukup pesat.
Perkembangan ini
terjadi karena para
pengelola rumah sakit
mengikuti kecenderungan
pelayanan kesehatan di Indonesia. Kecenderungan tersebut pada umumnya mengakibatkan kenaikan biaya
dalam penanganan masalah kesehatan. Kecenderungan
ini mengarah kepada
makin banyaknya biaya yang
digunakan dalam upaya
kesehatan. Jumlah rumah
sakit akan meningkat dengan cepat juga cakupan
pelayanannya.
Perihal di
atas menjadi keharusan
bagi para pengelola
rumah sakit untuk lebih
memahami masalah keuangan,
agar tecapai efisiensi
dalam penggunaan sumber daya
rumah sakit guna meningkatkan daya saing. Untuk mencapai
efisiensi tersebut pada
Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Karanganyar dibutuhkan penerapan manajemen
yang lebih baik, antara lain bidang perencanaan
dan pengendalian penggunaan
sumber daya yang tersedia. Efisiensi
yang dimaksudkan adalah
pencapaian output yang maksimum
dengan input tertentu. Input
merupakan sumber daya
yang digunakan untuk
suatu program dan aktivitas,
contohnya: dokter di rumah
sakit. Sedangkan, outputmerupakan hasil yang
dicapai dari suatu program dan aktivitas.
Salah satu alat
yang dibutuhkan oleh
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten
Karanganyar guna mewujudkan
perencanaan dan pengendalian yang optimal
ialah adanya anggaran
(budget) yang tersusun dengan baik.
Anggaran berfungsi sebagai alat
perencanaan, koordinasi, dan pedoman kerja bagi
perusahaan. Dalam peranannya
untuk pengendalian, anggaran dapat
memudahkan pihak manajemen
untuk melakukan pencegahan
agar tidak terjadi penyimpangan
yang mempengaruhi keuangan perusahaan. Hal ini dapat diketahui dari besarnya penyimpangan
yang terjadi antara realisasi dengan anggaran,
yang nantinya digunakan
sebagai tolok ukur
dalam pengendalian. Manajemen
rumah sakit sebagai
suatu lembaga yang nirlaba/non
profit harus dikembangkan
dengan perencanaan yang
sebaikbaiknya untuk menyediakan
pelayanan yang bermutu,
tetapi dengan biaya yang seoptimal
mungkin. Penyusunan anggaran
sendiri didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pelaksanaan Pengelolaan
Keuangan Daerah dan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
25 Tahun 2009
tentang Penyusunan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah.
Penganggaran adalah
suatu proses yang
biayanya dialokasikan pada kegiatan tertentu
yang telah direncanakan
untuk jangka waktu
yang telah ditetapkan,
biasanya 12 bulan.
Demikian pula penganggaran
pada Rumah Sakit
Umum Daerah Kabupaten
Karanganyar. Sebagai pedoman
kerja, anggaran memberikan
arah serta sekaligus memberikan
target yang harus dicapai
oleh kegiatan rumah sakit pada
waktu yang akan datang.
Sebagai alat koordinasi,
anggaran mengkoordinasikan semua
bagian yang ada di
rumah
sakit sehingga saling
menunjang, saling bekerja
sama dengan baik untukmenuju
sasaran yang telah ditetapkan.
Sumber dana
anggaran pendapatan dan
belanja langsung adalah
salah satunya dari
BLUD. BLUD adalah
suatu lembaga pemerintahan
yang menghasilkan barang atau
jasa dan dikelola secara otonom dengan
prinsip efisiensi dan
memiliki rencana kerja
anggaran yang diatur
oleh sistem manajemen
sendiri. Peraturan tentang
Pengelolaan Keuangan Badan Layanan
Umum Daerah, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum dan
Peraturan MenteriDalam
Negeri Nomor 61
Tahun 2007 tentang
Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Daerah. Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Karanganyar menjadi BLUD sejak tanggal 2 Maret 2009.
BLUD mempunyai
sifat fleksibel karena
pendapatan BLUD yang
berasal dari jasa
layanan dapat dipergunakan
langsung untuk membiayai kegiatannya. Permasalahan lain adalah sisa
lebih pada anggaran BLUD tidak bisa digunakan
langsung ke awal
tahun sesudahnya, untuk
itu harus menunggu dulu sampai terbentuknya Rencana
Kerja Anggaran Perubahan.
Dalam penyusunan
laporan tugas akhir
ini penulis membahas bagaimana
penyusunan anggaran dan
juga realisasi anggaran
untuk tahun 2010-2011
pada Rumah Sakit
Umum Daerah Kabupaten
Karanganyar.
Sehingga dapat diketahui apa saja
yang menjadi anggaran tahun 2010-2011 dan juga
bagaimana laporan realisasinya.
Sehingga nanti dapat
dievaluasi apakah realisasi
anggaran sudah sesuai dengan anggaran yang telah disusun dan
dapat diketahui apa
yang menjadi kelemahan
dan kelebihan dalam penyusunan dan
realisasi anggaran pada
Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Karanganyar.
Berdasarkan uraian
di atas maka
penulis akan membuat
Tugas Akhir mengenai “ANALISIS EFEKTIVITAS
ANGGARAN BLUD PADA RUMAH SAKIT UMUM
DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2010-2011”.
B. Perumusan Masalah.
Berdasarkan latar
belakang di atas
maka dapat dirumuskan
beberapa permasalahan sebagai
berikut berikut ini.
1. Bagaimanakah proses
penyusunan anggaran BLUD
pada Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Karanganyar?.
2. Bagaimanakah efektivitas
anggaran BLUD tahun 2010-2011
pada Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Karanganyar?.
C. Tujuan Penelitian.
Tujuan dari
penelitian pada Rumah
Sakit Umum Daerah
Kabupaten Karanganyar adalah
sebagai berikut ini.
1. Mengetahui bagaimana
proses penyusunan anggaran
BLUD pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar.
2. Mengetahui bagaimana realisasi
anggaran BLUD tahun 2010-2011 pada Rumah
Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar.
3. Mengidentifikasi kelebihan dan
kelemahan dalam pencapaian efektivitas beserta
identifikasi solusi atas permasalahan yang dihadapi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar.
D. Manfaat Penelitian.
Manfaat yang diharapkan dan hasil
penelitian ini adalah sebagai berikut ini.
1. Bagi Instansi.
a. Hasil
penelitian dapat digunakan
sebagai bahan masukan
dan pertimbangan khususnya mengenai
penyusunan anggaran untuk tahun
yang akan datang.
b. Hasil penelitian dapat
memberikan informasi yang dapat digunakan oleh
Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Karanganyar
dalam melaksanakan kegiatan
yang berhubungan dengan
dengan penganggaran.
2. Bagi Pembaca Hasil penelitian dapat memberikan beberapa
manfaat, seperti tambahan pengetahuan,
wawasan, informasi dan
sebagai referensi bacaan
dalam pembuatan tugas akhir di
masa yang akan datang.
Skripsi Ekonomi: Analisis Efektivitas Anggaran Blud Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2010-2011
Download lengkap Versi PDF

Ko tidak bisa di download yah ?
BalasHapusKo tidak bisa di download yah ?
BalasHapus