BAB I.
PENDAHULUAN.
A.Latar Belakang Masalah.
Skripsi Ekonomi: Pengaruh Operating Management, Investment Management Dan Financial Management Terhadap Return Saham
Pasar modal
merupakan sarana pendanaan
bagi perusahaan maupun institusi
lain, dan sebagai
sarana kegiatan berinvestasi.
Dengan demikian, pasar
modal memfasilitasi berbagaisarana dan
prasarana kegiatan jual
beli dan kegiatan terkait
lainnya. Pemilik modal dapat memilih berbagai alternatif untuk menginvestasikan modalnya. Dana yang
tersedia dapat disimpan dalam bentuk
berbagai jenis tabungan di bank, digunakan untuk modal usaha sendiri maupun diinvestasikan di pasar modal.
Perkembagan pasar modal di Indonesia yang
pesat merupakan indikator bahwa pasar modal merupakan sumber dana yang penting di
samping perbankan, selain
itu dengan semakin berkembangnya pasar modal juga menunjukkan
bahwa kepercayaan pemodal akan investasi
di pasar modal Indonesia sangat baik.
Perkembangan pasar
modal di Indonesia
didukung dengan swastanisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada
tahun 1992, penerapan Jakarta Automed Trading
Systempada tahun 1995,
dan dikeluarkannya Undangundang No. 8 pada tahun 1995 tentang
pasar modal yang berlaku efektif mulai Januari 1996.
Mekanisme transaksi perdagangan
bursa di Indonesia
yang dilakukan oleh
pelaku pasar modal
beserta lembaga-lembaga penunjangnya memperoleh kepastian hukum.
Karena
perkembangan pasar modal
para investor semakin
yakin dengan pasar modal di
Indonesia. Dalam melakukan investasi di pasar modal para analisis dan investor dapat melakukan pendekatan investasi yang secara garis
besar dapat dibedakan
menjadi dua pendekatan
yaitu analisis teknikal dan
analisis fundamental. Analisis
teknikal merupakan upaya
untuk memperkirakan harga
saham dengan mengamati
perubahan harga saham tersebut di
masa lampau (Francis,
1998). Sedangkan analisis
fundamental merupakan teknik analisis
saham yang mempelajari
tentang keuangan dasar dan fakta
ekonomi perusahaan sebagai
langkah penilaian harga
saham perusahaan.
Informasi fundamental
adalah informasi yang
berhubungan dengan kondisi perusahaan yang umumnya ditunjukkan dalam laporan
keuangan dan merupakan salah
satu ukuran kinerja
perusahaan. Informasi fundamental sering
digunakan untuk memprediksi
harga saham. Dari
laporan keuangan dapat
diketahui beberapa informasi
fundamental antara lain:
rasio-rasio keuangan, arus
kas serta ukuran-ukuran kinerja
lainnya yang dihubungkan dengan returnsaham.
Di dalam
laporan keuangan terdapat
aspek-aspek manajemen yang terdiri dari
tiga aspek manajemen
yang meliputi Operating Management, Investment
Management, Financial Management.
Rasio-rasio yang termasuk operating
management meliputi Return on
Sales, Total Asset
Turnover, Financial Leverage, dan
Ebitda Margin Ratio. Investment Managementdapat dievaluasi
dengan dua rasio, yaitu
Operating Working Capital
Turnover dan Inventory Turnover.
Sedangkan untuk Financial Managementmenggunakan pendekatan pada Current Ratio .
Penelitian yang meneliti tentang
hubungan antaraReturn on Sales dan Return
Saham pernah dilakukan
oleh Christie Florou
dan Constantinos Chalevas (2010) yang menunjukkan hasil bahwa
Return on Salesberpengaruh positif dan
signifikan terhadap Return
Saham. Dalam penlitian
ini juga ditemukan
dua variabel lain
yang mempengaruhi return saham sebuah perusahaan,
yaitu Ebitda Margindan Total Assets
turnover. Kedua variabel tersebut secara signifikan mempengaruhi returnsaham
sebuah perusahaan.
Penelitian lain
yang dilakukan oleh
IG. K. A. Ulupi
(2006) dengan sampel perusahaan makanan
dan minuman, menunjukkan
hubungan positif dan
signifikan antara Current
Ratio dan Return Saham. Hal
ini mengindikasikan bahwa
pemodal akan memperoleh
return yang lebih
tinggi jika kemampuan perusahaan
memenuhi kewajiban jangka pendeknya semakin tinggi.
Dalam penelitian ini
juga ditemukan hubungan
antara Total Asset Turnoverdan ReturnSaham yang negatif dan tidak
signifikan.
Yona (2004) meneliti informasi
keuangan dan non keuangan terhadap ReturnSaham yang
memiliki sample 58
perusahaan manufaktur dan
non manufaktur, salah satu
variabel bebasnya yaitu Financial Leverage. Penelitian ini melihat bagaimana hubunganFinancial
Leverage dan ReturnSaham. Hasil temuan Yona
menunjukkan bahwa Financial Leverage memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan terhadap
RetunSaham.
Penelitian yang dilakukan oleh Damayanti dan
Marisa Giantari (2009) yang
meneliti Pengaruh Rasio
keuangan terhadap
ReturnSaham perusahaan manufaktur,
ditemukan bahwaInventory Turnover menunjukkan hasil
yang tidak signifikan terhadap
return saham. Hal ini
kemungkinan terjadi dikarenakan pengelolaan persediaan yang masih
lemah dan belum optimal.
Namun, dari
hasil penelitian-penelitian di
atas ditemukan pula perbedaan hasil
pada penelitian Arktik
(2009) yang menunjukkan
bahwa Current Ratiotidak
berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hal
ini memungkinkan terjadi
dikarenakanpengelolaan
Current Ratio yang
belum opimal dan
kemungkinan karenaperbedaan pengambilan
sampel. Perbedaan terletak
ini mungkin terjadi
karena jumlah sampel
yang diambil, periode pengambilan sampel, dan jenis
perusahaan-perusahaan yang dijadikan sampel dalam
penelitian. Karena ini masihmenarik untuk
diteliti kembali dengan periode pengambilan sampel, jumlah sampel, dan
jenis perusahaan-perusahaan memungkinkan
untuk mendapatkan hasil yang berbeda.
Penelitian ini
dimaksudkan untuk mengetahui
bagaimana pengaruh faktor-faktor fundamental perusahaan manufakturyang diukur
dengan aspek Return
on Sales (ROS), Total Asset
Turnover(TATO), Financial Leverage (FL), Ebitda
Margin (EM), Operating
Working Capital Turnover (OWCT), Inventory
Turnover (ITO) dan Current Ratio
(CR) terhadap return saham pada
perusahaan manufakturyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan pertimbangan
uraian di atas
dan menyadari perlunya
analisis faktor fundamental
suatu perusahaan
manufakturmaka penelitian ini mengambil
judul yaitu: PENGARUH
OPERATING MANAGEMENT, INVESTMENT MANAGEMENT DAN FINANCIAL MANAGEMENT
TERHADAP RETURNSAHAM.
B.Rumusan Masalah.
Berdasarkan latar belakang
masalah yang telah diuraikan di atas, maka perumusan masalah yang dapat diambil sebagai
dasar kajian dalam penelitian ini
adalah:.
1. Apakah Return on
Salesberpengaruh terhadap returnsaham.
2. Apakah Total Asset
Turnoverberpengaruh terhadap returnsaham.
3. Apakah
FinancialLeverageberpengaruh terhadap returnsaham.
4. Apakah EbitdaMarginberpengaruh
terhadap returnsaham.
5. Apakah Operating WorkingCapital
Turnover berpengaruh terhadap Returnsaham.
6. Apakah
InventoryTurnoverberpengaruh terhadap returnsaham.
7. Apakah Current Ratio
berpengaruh terhadap returnsaham.
C.Tujuan Penelitian .
Tujuan penelitian ini adalah
sebagai berikut: .
1. Untukmengujipengaruh
ReturnonSalesterhadap returnsaham.
2. Untukmengujipengaruh
TotalAssetTurnoverterhadap returnsaham.
3. Untukmengujipengaruh
FinancialLeverageterhadap returnsaham.
4. Untukmengujipengaruh
EbitdaMarginterhadap returnsaham .
5. Untuk menguji pengaruh Operating Working Capital
Turnover terhadap Returnsaham.
6. Untukmengujipengaruh
InventoryTurnoverterhadap returnsaham.
7. Untuk menguji pengaruh Current
Ratio terhadap return saham.
D.ManfaatPenelitian .
1. Bagi Akademisi Penelitian ini
bermanfaat untuk
pengembangan ilmu pengetahuan dan
menambah wawasan terutama
mengenai pengaruh operating management, investment management,
danfinancial managementterhadap return
saham perusahaan manufaktur yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia.
2. Bagi Perusahaan Bagi perusahaan
penelitian ini dapat
digunakan sebagai dasar untuk
pengambilan kebijakan financialyang berguna untuk menungkatkan kinarja
perusahaannya sehingga dapat
memberikan nilai tambah
bagi perusahaan.
3. Bagi investor Penelitian diharapkan
bermanfaat sebagai bahan
dasar pertimbangan investor dalam
pengambilan keputusan sehubungan dengan portofolio
investasi di pasar modal.
Skripsi Ekonomi: Pengaruh Operating Management, Investment Management Dan Financial Management Terhadap Return Saham
Download lengkap Versi PDF

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
pesan skripsi