BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Perkembangan universitas saat ini semakin kompetitif yang
ditandai dengan banyaknya universitas
baru yang menawarkan berbagai program studi dengan jurusan yang berbeda-beda, sehingga
persaingan semakin ketat. Misalnya, membuka penerimaan mahasiswa baru melalui
jalur ekstensi dan mandiri yang
mengakibatkan jumlah mahasiswa di universitas swasta menurun. Untuk memenangkan persaingan, setiap
universitas harus berusaha melengkapi
berbagai fasilitas sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini.
Universitas yang
memiliki fasilitas yang memadai akan mampu mempersiapkan mahasiswa dengan berbagai
kemampuan dan keterampilan sebelum
mengabdi di masyarakat. Perilaku mahasiswa untuk memilih suatu program studi tertentu yang ditawarkan oleh
suatu universitas bersifat dinamis. Oleh
sebab itu, suatu universitas harus
melengkapi berbagai fasilitas sesuai tuntutan
dunia kerja yang memudahkan mahasiswanya untuk mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan studi. Akan
tetapi universitas yang tidak mampu menawarkan
fasilitas pendidikan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sulit bertahan dan berkembang.
Selain itu, alumninya kelak akan mengalami
kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Universitas yang
mampu memenangkan persaingan adalah universitas yang tidak hanya bertanggung jawab meluluskan
dan mewisuda mahasiswa sebanyaknya,
tetapi universitas juga harus mampu menjadi fasilitator bagi alumninya untuk mendapatkan pekerjaan.
Perguruan Tinggi di
Sumatera Utara telah banyak berdiri diantaranya Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan
Tinggi swasta. Ada 2 (dua) Perguruan
Tinggi Negeri yaitu (USU) dan
Universitas Negeri Medan (UNIMED),
sedangkan Perguruan Tinggi Swasta diantaranya Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera
Utara (UNIKA), Universitas Darma Agung
(UDA), Universitas Medan Area (UMA), Universitas Methodish Indonesia (UMI), Universitas HKBP Nommensen, Universitas
Muhammadiyah Sumatera Utara. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat pada Tabel 1.1 berikut: Tabel 1.1 Daftar Nama-nama
Perguruan Tinggi Swasta di Medan Nama Perguruan Tinggi Swasta Tahun Berdirinya Program Studi Fakultas Ekonomi Status
Universitas Katolik Santo Thomas Medan 20 Juni 1984 Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Manajemen
Perkantoran(D-III) Akuntansi (D-III) Terakreditasi-B Terakreditasi-B Terakreditasi-B Terakreditasi-B Universitas Darma Agung 29 Mei 1959 Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Akuntansi
(D-III) Administrasi Bisnis (D-III) Sekretaris (D-III) Terakreditasi-B Terakreditasi-B
Terakreditasi-C Ijin Dikti Ijin Dikti Universitas Medan Area 17
Februari 1982 Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Terakreditasi-B Terakreditasi-B
Universitas Methodish Indonesia 01 Agustus 1965 Manajemen
(S1) Akuntansi (S1) Terakreditasi-B Terakreditasi-B Universitas HKBP Nommensen 07 Oktober 1954 Manajemen
(S1) Akuntansi (S1) Manajemen Perdagangan (D-III) Kesekretriaratan (D-III) Terakreditasi-B
Terakreditasi-B Ijin Dikti Terakreditasi-B
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara 28 Februari 1957 Manajemen
(S1) Akuntansi (S1) Manajemen Perpajakan (D-III) Manajemen Perpajakan (D-I) Terakreditasi-B
Terakreditasi-B Terakreditasi-B Ijin Dikti Sumber : www.pts.co.id (diolah) Berdasarkan
dari Tabel 1.1 bahwa data dari Derpartemen Pendidikan Nasional dan Badan Akreditasi Nasioanal Perguruan
Tinggi (BAN-PT) bahwa Universitas
Katolik Santo Thomas Medan untuk program studi Strata-1 (S1) dan Diploma-III (D3) yang ada di Fakultas Ekonomi
semuanya sudah terakreditasi.
Universitas Katolik
Santo Thomas Medan merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Medan yang telah berdiri
sejak tahun 1984 yang sebagian dari program
studi telah terakreditasi. Unika Santo Thomas terdiri dari berbagai fakultas diantaranya Fakultas Ekonomi, Sastra,
Teknik, Pertanian, Filsafat, Hukum, dan
Ilmu Komputer. Sedangkan untuk Fakultas Ekonomi terdiri dari empat program studi yaitu jurusan Manajemen
S-1, Akuntansi S-1, Manajemen Perkantoran
D-3 dan jurusan Akuntansi D-3. Khusus jurusan manajemen S-1 terbagi dalam empat konsentrasi yaitu:
Keuangan, Pemasaran, Operasional, dan Sumber
Daya Manusia.
Berdasarkan
perkembangan dalam dunia pendidikan, Unika Santo Thomas Medan berhasil meluluskan atau mewisuda
mahasiswa/i sepanjang tahun dan telah banyak
bekerja di instansi pemerintah maupun swasta. Pada tahun 2007 seluruh dosen yang mengajar di Unika Santo Thomas
minimal tamatan Magister (S-2), Doktor
(S-3) dari dalam dan luar negeri. Disamping itu juga Unika telah banyak memberikan suatu kemudahan bagi mahasiswa
diantaranya pembayaran uang kuliah yang
dapat dicicil, jaringan internet gratis di lingkungan kampus, beasiswa dari kampus dan dari luar negeri bagi
mahasiswa yang berprestasi. Hal ini yang membuat Unika Santo Thomas Medan berbeda
dengan perguruan tinggi swasta lainnya
di kota Medan.
Memilih perguruan tinggi yang tepat merupakan
sebuah keputusan penting bagi setiap pelajar kerena akan menentukan masa depan
dan karir mereka, terlebih jika
keputusan itu sudah mengarah pada pemilihan program studi yang benarbenar
diminati. Berada dalam situasi seperti ini banyak siswa yang mengalami kebingungan karena tidak mengerti program
studi apa dan perguruan tinggi mana yang
akan mereka pilih sehubungan dengan propesi yang kelak akan digeluti. Oleh karena itu keputusan untuk memilih
perguruan tinggi tidak hanya cukup dengan
mempertimbangkan minat dan kemampuan akademik semata, melainkan berbagai faktor lainnya diantaranya program
studi yang diminati telah terakreditasi,
biaya uang kuliah yang tidak terlalu mahal, lokasi kampus yang mudah dijangkau oleh kendaraan umum dan
pelayanan tata usaha dan dosen yang baik
dan ramah kapada mahasiswa.
Berdasarkan hasil
penelitian diketahui bahwa jumlah mahasiswa Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan mulai tahun
2007-2009 mengalami penurunan jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan jumlah mahasiswa ini disebabkan oleh faktor
psikologis yang dihadapi oleh mahasiswa dan
orang tua mahasiswa. Faktor psikologis tersebut ditandai dengan adanya demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa tiap
tahunnya, sehingga faktor kejiwaan
mahasiswa yang kuliah di Unika menjadi terganggu untuk melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar, serta
kepercayaan orang tua menjadi berkurang untuk
memasukkan anaknya kuliah di Unika Santo Thomas Medan.
Data jumlah
mahasiswa Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan dapat dilihat pada Tabel
1.2 berikut: Tabel 1.2 Jumlah Mahasiswa
Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan Berdasarkan Program Studi Tahun
Ajaran 2007-2009 Fakultas Jurusan Program Studi Jenjang Program Tahun Ajaran 2007/2008 2008/2009
2009/2010 Ekonomi Manajemen
Manajemen S1 63
71 55 Manajemen Administrasi Perkantoran D3
25 17 7 Akuntansi Akuntansi
S1 144 149
154 Akuntansi Akuntansi
D3 25 8 2 Jumlah Mahasiswa 257
245 218 Total
720 Mahasiswa Sumber : Bagian Administrasi Biro Rektor Unika Santo
Thomas Medan, 2010 Berdasarkan uraian
tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengambil judul “Pengaruh Bauran
Pemasaran Jasa Terhadap Keputusan
Mahasiswa Memilih Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Santo Thomas Medan”. B. Perumusan Masalah Berdasarkan latar
belakang masalah tersebut diperoleh perumusan masalah sebagai berikut: “Apakah Bauran Pemasaran Jasa Berpengaruh
Signifikan Terhadap Keputusan Mahasiswa
Memilih Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan?”.
C. Kerangka
Konseptual Kerangka konseptual merupakan kesimpulan sementara dari tinjauan teorotis yang mencerminkan hubungan antara
variabel yang diteliti. Hal ini merupakan
tuntutan untuk memecahkan masalah penelitian dan merumuskan hipotesis yang berbentuk alur yang dilengkapi
dengan penjelasan kualitatif.
Menurut Fandy
Tjiptono (2005: 30) bauran pemasaran merupakan seperangkat alat yang dapat digunakan pemasar
untuk membentuk karakteristik jasa yang
ditawarkan kepada pelanggan dipengaruhi oleh beberapa variabel yaitu produk (product),harga (price),promosi
(promotion), tempat / lokasi(place),orang (people),dan pelayanan(service).
Memilih perguruan
tinggi yang tepat merupakan sebuah keputusan penting bagi setiap pelajar, karena akan menentukan
masa depan dan karir mereka terlebih jika
keputusan itu sudah mengarah pada pemilihan program studi yang benarbenar
diminati. Berada dalam situasi seperti ini banyak siswa yang mengalami kebingungan, karena tidak mengerti program
studi apa dan perguruan tinggi mana yang
mereka akan pilih sehubungan dengan profesi yang kelak akan mereka geluti. Oleh karena itu, keputusan untuk
memilih perguruan tinggi tidak hanya cukup
dengan mempertimbangkan minat dan kemampuan akademik semata melainkan dengan berbagai faktor lainnya
(Daniel,1997:8).
Berdasarkan uraian
tersebut, maka kerangka konseptual dapat dibuat secara sistematis seperti Gambar 1.1 berikut: Gambar 1.1 Kerangka Konseptual Sumber : Fandy
Tjiptono ( 2005:30) D. Hipotesis Hipotesis adalah jawaban sementara atau dugaan
sementara terhadap masalah penelitian
yang kebenarannya masih perlu dibuktikan melalui penelitian terhadap objek yang bersangkutan.
Berdasarkan
perumusan masalah yang telah peneliti kemukakan, maka hipotesis penelitian ini adalah : “Bauran
Pemasaran Jasa Berpengaruh Signifikan Terhadap
Keputusan Mahasiswa Memilih Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan”.
E. Tujuan dan
Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap keputusan
mahasiswa memilih Fakultas Ekonomi Unika
Santo Thomas Medan.
Product (X1) Price
(X2) Place (X3) Promotion (X4) People (X5) Service (X6) Keputusan Mahasiswa (Y) 2. Mamfaat Penelitian a. Bagi
Manajemen Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan, sebagai bahan masukan untuk dapat dijadikan
landasan dalam menentukan kebijaksanaan
fakultas selanjutnya. b. Bagi Penulis, diharapkan peneliti ini menjadi
sarana aplikasi untuk menerapkan teori
pemasaran khususnya mengenai bauran pemasaran jasa serta lebih memahami dan dapat
mempraktekkan metode penelitian yang
sistematis.
c. Bagi peneliti lain, sebagai bahan masukan,
referensi yang nantinya akan memberikan
perbandingan dalam melakukan penelitian dalam bidang yang sama.
F. Metodologi
Penelitian 1. Batasan Operasional
Variabel Untuk menghindari kesimpangsiuran dalam membahas dan menganalisa permasalahan, maka tidak semua masalah akan
diteliti. Penelitian ini dibatasi pada
variabel-variabel sebagai berikut: Variabel Product (X1), Price (X2), Place (X3), Promotion (X4), People (X5),
dan Service (X6) dan variabel Keputusan
Mahasiswa (Y).
2. Definisi Operasional Variabel Definisi
Operasional Variabel pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 1.3 berikut ini: Tabel 1.3 Definisi Operasional Variabel Variabel Definsi Variabel Indikator Variabel Skala Pengukuran
Produk (Product) (X1) segala sesuatu yang ditawarkan untuk di konsumsi, digunakan dan dipakai oleh konsumuen 1. Program studi yang dimiliki oleh
Universitas sudah terakreditasi. 2. Kurikulum berbasis kompetensi. 3. Fasilitas kampus yang lengkap.
Skala Likert Harga (Price)
(X2) nilai yang ditukarkan konsumen untuk suatu mamfaat atas penggunaan dari pemilikan barang atau jasa. 1. Biaya per SKS yang murah jika dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Swasta lain di Medan.
2. Biaya uang
kuliah yang relatif terjangkau. 3. Biaya uang masuk mahasiswa baru yang dapat dicicil.
Skala Likert Lokasi
(Place) (X3) keputusan atas saluran distribusi dalam lokasi yang strategis.
1. Letak kampus
dilalui angkutan umum.
2. Letak kampus
mendukung kondisi belajar yang nyaman dan kondusif.
3. Letak
kampus aman dari tindakan kriminal.
Skala Likert Promosi
(Promotion) (X4) kegiatan pemasaran dalam membujuk, mengimformasikan tentang produk atau jasa.
1. Informasi yang
disampaikan sesuai dengan kenyataan.
2. Informasi yang
disampaikan melalui media massa dan
media elektronik.
Skala Likert Orang (People)
(X5) Orang-orang yang terlibat
dalam kegiatan pemasaran jasa.
1. Dosen-dosen /
Staff pengajar memperoleh peredikat
S2, S3 dari dalam dan luar negeri.
2. Dosen / staff
pengajar memiliki pengalaman dibidangnya.
3. Dosen / staff
pengajar bersikap sopan. Skala Likert Pelayanan (Service) (X6) Merupakan sistem pelayanan terhadap kebutuhan konsumen.
1. Pegawai
administrasi melayani mahasiswa secara
ramah, sopan, cepat dan tepat.
2. Dosen pengajar
mampu memberikan pengajaran kepada mahasiswa
secara profesional.
Skala Likert Keputusan
Mahasiswa (Y) Keputusan Mahasiswa dipengaruhi oleh Bauran Pemasaran 1. Produk (Product) 2. Harga
(Price) 3. Lokasi (Place) 4. Promosi (Promotion) 5. Orang (People) 6. Pelayanan (Service) Skala Likert Sumber :
Fandy Tjiptono (2005:30) 3. Skala Pengukuran Variabel Pengukuran masing-masing variabel dalam
penelitian ini adalah dengan menggunakan
skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau
kelompok orang tentang fenomena sosial.
Dengan skala likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel.
Kemudian indikator tersebut dijadikan
sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan
(Sugiyono, 2007:86) Skala likert menggunakan lima tingkatan jawaban sebagai
berikut: Tabel 1.4 Instrumen Skala Likert No
Jawaban Skor 1 Sangat Setuju
5 2 Setuju 4 3
Kurang Setuju 3 4 Tidak Setuju
2 5 Sangat Tidak Setuju 1 Sumber : (Sugiyono, 2007:86) 4. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini
dilakukan pada Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan yang beralamat di Jalan Setia Budi No.
479F Tanjung Sari Medan, sedangkan waktu
penelitian dilakukan sejak bulan Februari 2010 sampai April 2010.
5. Populasi dan Sampel a. Populasi Populasi
dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan, angkatan 2007 sampai
dengan 2009 yang berjumlah 720 orang
mahasiswa.
b. Sampel Teknik penarikan sampel menggunakan
teknikPurposive sampling, yaitu teknik
pengambilan sampel dipilih dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono 2006:78) yaitu mahasiswa Unika Santo
Thomas Medan angkatan 2007 sampai dengan
2009. Pada penelitian ini sampel yang digunakan
adalah mahasiswa fakultas ekonomi Unika Santo Thomas Medan. Rumus yang dipakai adalah dengan
menggunakan rumus Slovin (Ginting dan
Situmorang, 2008:132), yaitu: 2 1 Ne N n + = Dimana: n = Jumlah Sampel N = Jumlah Populasi e =
Taraf kesalahan = 10% Maka jumlah sampel yang diperoleh adalah: )1,0(7201 720 2
+ = n n = 87,80 = 88 orang mahasiswa Melalui perhitungan rumus Slovin maka
didapatkan jumlah sebesar 87,80 maka
angka tersebut dibulatkan sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 88 orang mahasiswa.
6. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan
data dalam penelitian ini dengan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, antara lain: a.
Daftar Pertanyaan (questionnaire) Peneliti menyediakan daftar pertanyaan yang
akan diisi oleh responden yang menjadi
sampel penelitian.
b. Studi Dokumentasi Studi dokumentasi yaitu
mengumpulkan data melalui buku, jurnal, majalah, internet yang menjadi bahan referensi
pendukung bagi penelitian.
7. Jenis dan Sumber Data Penelitian ini
menggunakan dua jenis sumber data, yaitu data primer dan data sekunder.
a. Data Primer Data primer adalah data yang
diperoleh secara langsung dari responden terpilih pada lokasi penelitian. Data primer
diperoleh dengan memberikan kuesioner
kepada responden terpilih.
b. Data Sekunder Data sekunder adalah data
primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan oleh pihak pengumpul data primer
atau pihak lain. Data ini diperoleh
melalui studi dokumentasi yang diperoleh dari buku, jurnal, dan internet yang berkaitan dengan penelitian yang
dilakukan.
8. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas Valid berarti instrumen
tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa
yang ingin diukur. Uji validitas untuk mengukur ketepatan alat ukur melakukan tugas mencapai sasarannya. Uji
validitas dilakukan pada mahasiswa
Unika Santo Thomas Fakultas Ekonomi sebanyak 30 orang diluar dari sampel.
Kriteria dalam
menentukan validitas kuesioner adalah sebagai berikut: 1) Jika r hitung > r tabel maka pertanyaan
tersebut Valid 2) Jika r hitung < r
tabel maka pertanyaan tersebut tidak Valid b.
Uji Reliabilitas Reliabilitas merupakan tingkat kehandalan suatu
instrumen penelitian. Instrumen yang
reliabel adalah instrumen yang apabila digunakan
berulang kali untuk mengukur objek yang sama akan menghasilkan data yang sama (Sugiyono,
2007:105). Uji reliabilitas akan
menunjukkan konsistensi dari pertanyaan jawaban responden yang terdapat pada kuesioner. Uji ini dilakukan
setelah validitas yang diuji merupakan
pertanyaan yang sudah valid. Uji reabilitas ini menggunakan uji Cronbach Alpha. Kriteria dalam menentukan reliabilitas
kuesioner adalah sebagai berikut: 1)
Jika ralpha positif dan lebih besar dari rtabel maka pertanyaan tersebut
reliabel.
2) Jika ralpha negatif dan lebih kecil dari r
tabel maka pertanyaan tersebut tidak
reliabel.
Uji validitas dan
reliabilitas kuesioner dalam penelitian ini menggunakan bantuan program softwareSPSS (Statistic
Product and Service Solution) versi
12.00 untuk memperoleh hasil yang lebih terarah.
9.
Metode Analisis Data a. Metode
Analisis Deskriptif Metode analisis deskriptif yaitu metode penganalisisan data
yang mengumpulkan, mengklasifikasikan,
dan menganalisa data sehingga memberi
gambaran menyeluruh mengenai masalah yang dihadapi (Sugiyono, 2007:110).
b. Metode Analisis Statistik Untuk melihat
hubungan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat penulis menggunakan analisis: 1.
Regresi Berganda Penelitian ini penulis menggunakan analisis statistik regresi
linear berganda.
Persamaan yang
digunakan adalah: Keterangan : Y = Keputusan Mahasiswa a = Konstanta b1,b2,b3,b4,b5,b6 = Koefisien regresi berganda
X1
= Variabel produk (Product) X2 =
Variabel harga (Price) X3 =
Variabel lokasi / Tempat (Place) X4 =
Variabel promosi (Promotion) X5 =
Variabel orang (People) X6 =
Variabel pelayanan (Service) e = Standard error Y= a +
b1X1+b2X2+b3X3+b4X4+b5X5+b6X6+e 2. Uji Hipotesis Untuk mengetahui pengaruh
bauran pemasaran jasa terhadap keputusan
mahasiswa memilih Fakultas Ekonomi, maka dilakukan dengan menggunakan yaitu: a. Uji Signifikan Simultan (Uji-F) Uji
Signifikan Simultan (Uji-F) digunakan untuk menunjukkan apakah secara bersama-sama variabel bebas (X)
mempunyai pengaruh positif dan
signifikan atau tidak terhadap variabel terikat
(Y). Model hipotesis yang digunakan dalam uji Fhitung ini adalah: H0 : b1 = b2 = b3 = b4 = b5 = b6 = 0 Artinya
variabel bebas (X) secara bersama-sama tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap
variabel terikat (Y).
Ha : b1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ b4 ≠ b5 ≠ b6 ≠ 0 Artinya
variabel bebas (X) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel
terikat (Y).
Kriteria
pengambilan keputusannya adalah: H0 diterima jika Fhitung < Ftabel pada α =
5% Ha diterima jika Fhitung > Ftabel pada α = 5% b. Uji Signifikan Parsial (Uji-t) Pengujian ini
dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas secara parsial
(individual) terhadap variabel terikat.
Kriteria pengujiannya adalah: Ho : b1 = 0 Artinya variabel bebas (X) secara parsial
tidak berpengaruh positif dan signifikan
terhadap variabel terikat (Y).
Ha : b1 ≠ 0 Artinya variabel bebas (X) secara parsial
berpengaruh positif dan signifikan
terhadap variabel terikat (Y).
Kriteria
pengambilan keputusannya adalah: Ho diterima jika thitung < ttabel pada α =
5% Ha diterima jika thitung > ttabel pada α = 5% c. Koefisien determinan (R 2 ) Koefisien determinan berfungsi untuk
mengetahui signifikasi variabel koefisien
determinan menunjukkan besarnya kontribusi variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Semakin besar
nilai determinasi maka semakin baik
kemampuan variabel bebas menerangkan variabel terikat. Jika koefisien determinasi (R 2 ) semakin
besar (mendekati satu) maka dapat dikatakan
bahwa pengaruh variabel bebas adalah besar terhadap variabel terikat. Hal ini berarti model yang digunakan
semakin kuat untuk menerangkan pengaruh
variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat. Sebaliknya jika determinasi (R 2 )
semakin kecil (mendekati nol) maka dapat
dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat semakin kecil. Hal ini berarti model
yang digunakan tidak kuat untuk
menerangkan variabel bebas terhadap variabel terikat.
Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
pesan skripsi