Rabu, 26 Maret 2014

Skripsi Manajemen: PENGARUH BAURAN PEMASARAN JASA TERHADAP KEPUTUSAN MAHASISWA MEMILIH FAKULTAS EKONOMI



BAB I PENDAHULUAN 
A. Latar Belakang 
Perkembangan universitas saat ini semakin kompetitif yang ditandai  dengan banyaknya universitas baru yang menawarkan berbagai program studi  dengan jurusan yang berbeda-beda, sehingga persaingan semakin ketat. Misalnya,   membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur  ekstensi dan mandiri yang mengakibatkan jumlah mahasiswa di universitas swasta  menurun. Untuk memenangkan persaingan, setiap universitas harus berusaha  melengkapi berbagai fasilitas sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan  teknologi saat ini.

Universitas yang memiliki fasilitas yang memadai akan mampu  mempersiapkan mahasiswa dengan berbagai kemampuan dan keterampilan  sebelum mengabdi di masyarakat. Perilaku mahasiswa untuk memilih suatu  program studi tertentu yang ditawarkan oleh suatu universitas bersifat dinamis.  Oleh sebab itu, suatu universitas  harus melengkapi berbagai fasilitas sesuai  tuntutan dunia kerja yang memudahkan mahasiswanya untuk mendapatkan  pekerjaan setelah menyelesaikan studi. Akan tetapi universitas yang tidak mampu  menawarkan fasilitas pendidikan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan  teknologi sulit bertahan dan berkembang. Selain itu, alumninya kelak akan  mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Universitas yang mampu memenangkan persaingan adalah universitas  yang tidak hanya bertanggung jawab meluluskan dan mewisuda mahasiswa   sebanyaknya, tetapi universitas juga harus mampu menjadi fasilitator bagi  alumninya untuk mendapatkan pekerjaan.
Perguruan Tinggi di Sumatera Utara telah banyak berdiri diantaranya  Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi swasta. Ada 2 (dua)  Perguruan Tinggi Negeri yaitu  (USU) dan Universitas  Negeri Medan (UNIMED), sedangkan Perguruan Tinggi Swasta diantaranya  Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara (UNIKA), Universitas Darma  Agung (UDA), Universitas Medan Area (UMA), Universitas Methodish Indonesia  (UMI), Universitas HKBP Nommensen, Universitas Muhammadiyah Sumatera  Utara. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 1.1 berikut: Tabel 1.1 Daftar Nama-nama Perguruan Tinggi Swasta di Medan Nama Perguruan  Tinggi Swasta Tahun  Berdirinya Program Studi Fakultas Ekonomi Status Universitas Katolik  Santo Thomas  Medan 20 Juni 1984  Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Manajemen Perkantoran(D-III) Akuntansi (D-III) Terakreditasi-B Terakreditasi-B  Terakreditasi-B  Terakreditasi-B  Universitas Darma  Agung 29 Mei 1959  Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Akuntansi (D-III) Administrasi Bisnis (D-III) Sekretaris (D-III) Terakreditasi-B Terakreditasi-B  Terakreditasi-C  Ijin Dikti Ijin Dikti Universitas Medan  Area  17 Februari  1982  Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Terakreditasi-B Terakreditasi-B  Universitas  Methodish Indonesia 01 Agustus  1965  Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Terakreditasi-B Terakreditasi-B  Universitas HKBP  Nommensen 07 Oktober  1954  Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Manajemen Perdagangan (D-III) Kesekretriaratan (D-III) Terakreditasi-B Terakreditasi-B  Ijin Dikti Terakreditasi-B  Universitas  Muhammadiyah  Sumatera Utara 28 Februari  1957  Manajemen (S1) Akuntansi (S1) Manajemen Perpajakan (D-III) Manajemen Perpajakan (D-I) Terakreditasi-B Terakreditasi-B  Terakreditasi-B  Ijin Dikti Sumber : www.pts.co.id (diolah)  Berdasarkan  dari Tabel 1.1 bahwa data dari Derpartemen Pendidikan  Nasional dan Badan Akreditasi Nasioanal Perguruan Tinggi (BAN-PT) bahwa  Universitas Katolik Santo Thomas Medan untuk program studi Strata-1 (S1) dan  Diploma-III (D3) yang ada di Fakultas Ekonomi semuanya sudah terakreditasi.
Universitas Katolik Santo Thomas Medan merupakan salah satu perguruan  tinggi swasta di Medan yang telah berdiri sejak tahun 1984 yang sebagian dari  program studi telah terakreditasi. Unika Santo Thomas terdiri dari berbagai  fakultas diantaranya Fakultas Ekonomi, Sastra, Teknik, Pertanian, Filsafat,  Hukum, dan Ilmu Komputer. Sedangkan untuk Fakultas Ekonomi terdiri dari  empat program studi yaitu jurusan Manajemen S-1, Akuntansi S-1, Manajemen  Perkantoran D-3 dan jurusan Akuntansi D-3. Khusus jurusan manajemen S-1  terbagi dalam empat konsentrasi yaitu: Keuangan, Pemasaran, Operasional, dan  Sumber Daya Manusia.
Berdasarkan perkembangan dalam dunia pendidikan, Unika Santo Thomas  Medan berhasil meluluskan atau mewisuda mahasiswa/i sepanjang tahun dan telah  banyak bekerja di instansi pemerintah maupun swasta. Pada tahun 2007 seluruh  dosen yang mengajar di Unika Santo Thomas minimal tamatan Magister (S-2),  Doktor (S-3) dari dalam dan luar negeri. Disamping itu juga Unika telah banyak  memberikan suatu kemudahan bagi mahasiswa diantaranya pembayaran uang  kuliah yang dapat dicicil, jaringan internet gratis di lingkungan kampus, beasiswa  dari kampus dan dari luar negeri bagi mahasiswa yang berprestasi. Hal ini yang  membuat Unika Santo Thomas Medan berbeda dengan perguruan tinggi swasta  lainnya di kota Medan.
 Memilih perguruan tinggi yang tepat merupakan sebuah keputusan penting bagi setiap pelajar kerena akan menentukan masa depan dan karir mereka, terlebih  jika keputusan itu sudah mengarah pada pemilihan program studi yang benarbenar diminati. Berada dalam situasi seperti ini banyak siswa yang mengalami  kebingungan karena tidak mengerti program studi apa dan perguruan tinggi mana  yang akan mereka pilih sehubungan dengan propesi yang kelak akan digeluti.  Oleh karena itu keputusan untuk memilih perguruan tinggi tidak hanya cukup  dengan mempertimbangkan minat dan kemampuan akademik semata, melainkan  berbagai faktor lainnya diantaranya program studi yang diminati telah  terakreditasi, biaya uang kuliah yang tidak terlalu mahal, lokasi kampus yang  mudah dijangkau oleh kendaraan umum dan pelayanan tata usaha dan dosen yang  baik dan ramah kapada mahasiswa.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa jumlah mahasiswa Fakultas  Ekonomi Unika Santo Thomas Medan mulai tahun 2007-2009 mengalami  penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan jumlah  mahasiswa ini disebabkan oleh faktor psikologis yang dihadapi oleh mahasiswa  dan orang tua mahasiswa. Faktor psikologis tersebut ditandai dengan adanya  demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa tiap tahunnya, sehingga faktor  kejiwaan mahasiswa yang kuliah di Unika menjadi terganggu untuk melaksanakan  kegiatan proses belajar mengajar, serta kepercayaan orang tua menjadi berkurang  untuk memasukkan anaknya kuliah di Unika Santo Thomas Medan.
Data jumlah mahasiswa Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan dapat dilihat pada Tabel 1.2 berikut:   Tabel 1.2 Jumlah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan Berdasarkan Program Studi Tahun Ajaran 2007-2009  Fakultas  Jurusan  Program Studi Jenjang  Program  Tahun Ajaran 2007/2008  2008/2009  2009/2010  Ekonomi  Manajemen   Manajemen   S1  63  71  55  Manajemen  Administrasi  Perkantoran  D3  25  17  7  Akuntansi  Akuntansi  S1  144  149  154  Akuntansi  Akuntansi  D3  25  8  2  Jumlah Mahasiswa   257  245  218  Total  720 Mahasiswa Sumber : Bagian Administrasi Biro Rektor Unika Santo Thomas Medan, 2010  Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian  dengan mengambil judul “Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa Terhadap  Keputusan Mahasiswa Memilih Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Santo  Thomas Medan”.  B. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah tersebut diperoleh perumusan masalah  sebagai berikut:  “Apakah Bauran Pemasaran Jasa Berpengaruh Signifikan  Terhadap Keputusan Mahasiswa Memilih Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas  Medan?”.
C. Kerangka Konseptual Kerangka konseptual merupakan kesimpulan sementara dari tinjauan  teorotis yang mencerminkan hubungan antara variabel yang diteliti. Hal ini   merupakan tuntutan untuk memecahkan masalah penelitian dan merumuskan  hipotesis yang berbentuk alur yang dilengkapi dengan penjelasan kualitatif.
Menurut Fandy Tjiptono (2005: 30) bauran pemasaran merupakan  seperangkat alat yang dapat digunakan pemasar untuk membentuk karakteristik  jasa yang ditawarkan kepada pelanggan dipengaruhi oleh beberapa variabel yaitu  produk (product),harga (price),promosi (promotion), tempat / lokasi(place),orang (people),dan pelayanan(service).
Memilih perguruan tinggi yang tepat merupakan sebuah keputusan penting  bagi setiap pelajar, karena akan menentukan masa depan dan karir mereka terlebih  jika keputusan itu sudah mengarah pada pemilihan program studi yang benarbenar diminati. Berada dalam situasi seperti ini banyak siswa yang mengalami  kebingungan, karena tidak mengerti program studi apa dan perguruan tinggi mana  yang mereka akan pilih sehubungan dengan profesi yang kelak akan mereka  geluti. Oleh karena itu, keputusan untuk memilih perguruan tinggi tidak hanya  cukup dengan mempertimbangkan minat dan kemampuan akademik semata  melainkan dengan berbagai faktor lainnya (Daniel,1997:8).
Berdasarkan uraian tersebut, maka kerangka konseptual dapat dibuat  secara sistematis seperti Gambar 1.1 berikut:  Gambar 1.1 Kerangka Konseptual Sumber : Fandy Tjiptono ( 2005:30) D. Hipotesis Hipotesis adalah jawaban sementara atau dugaan sementara terhadap  masalah penelitian yang kebenarannya masih perlu dibuktikan melalui penelitian  terhadap objek yang bersangkutan.
Berdasarkan perumusan masalah yang telah peneliti kemukakan, maka  hipotesis penelitian ini adalah : “Bauran Pemasaran Jasa Berpengaruh Signifikan  Terhadap Keputusan Mahasiswa Memilih Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas  Medan”.
E. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.  Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh  bauran pemasaran jasa terhadap keputusan mahasiswa memilih Fakultas  Ekonomi Unika Santo Thomas Medan.
Product (X1) Price (X2) Place (X3) Promotion (X4) People (X5) Service  (X6) Keputusan Mahasiswa (Y)  2.  Mamfaat Penelitian  a.  Bagi Manajemen Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas Medan,  sebagai bahan masukan untuk dapat dijadikan landasan dalam  menentukan kebijaksanaan fakultas selanjutnya.  b.  Bagi Penulis, diharapkan peneliti ini menjadi sarana aplikasi untuk  menerapkan teori pemasaran khususnya mengenai bauran pemasaran  jasa serta lebih memahami dan dapat mempraktekkan metode  penelitian yang sistematis.
c.  Bagi peneliti lain, sebagai bahan masukan, referensi yang nantinya  akan memberikan perbandingan dalam melakukan penelitian dalam  bidang yang sama.
F. Metodologi Penelitian 1.  Batasan Operasional Variabel Untuk menghindari kesimpangsiuran dalam membahas dan menganalisa  permasalahan, maka tidak semua masalah akan diteliti. Penelitian ini  dibatasi pada variabel-variabel sebagai berikut: Variabel Product (X1), Price  (X2), Place (X3), Promotion (X4), People (X5), dan Service (X6) dan variabel  Keputusan Mahasiswa (Y).
2.  Definisi Operasional Variabel Definisi Operasional Variabel pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel  1.3 berikut ini:  Tabel 1.3 Definisi Operasional Variabel Variabel  Definsi Variabel Indikator Variabel  Skala  Pengukuran  Produk  (Product)  (X1) segala sesuatu yang  ditawarkan untuk di  konsumsi, digunakan  dan dipakai oleh  konsumuen  1. Program studi  yang dimiliki  oleh  Universitas sudah  terakreditasi.  2. Kurikulum berbasis kompetensi.  3. Fasilitas kampus yang lengkap.
Skala Likert Harga (Price)  (X2) nilai yang ditukarkan  konsumen untuk  suatu mamfaat atas  penggunaan dari  pemilikan barang  atau jasa.  1. Biaya per SKS yang murah jika  dibandingkan dengan Perguruan  Tinggi Swasta lain di Medan.
2. Biaya uang kuliah yang relatif  terjangkau.  3. Biaya uang masuk mahasiswa  baru yang dapat dicicil.
Skala Likert Lokasi (Place)  (X3) keputusan atas  saluran distribusi  dalam lokasi yang  strategis.
1. Letak kampus dilalui angkutan  umum.
2. Letak kampus mendukung  kondisi belajar yang nyaman  dan kondusif.
3. Letak kampus  aman dari  tindakan kriminal.
Skala Likert Promosi (Promotion)  (X4) kegiatan pemasaran  dalam membujuk,  mengimformasikan  tentang produk atau  jasa.
1. Informasi yang disampaikan  sesuai dengan kenyataan.
2. Informasi yang disampaikan  melalui media massa dan media  elektronik.
Skala Likert Orang (People)  (X5) Orang-orang  yang  terlibat dalam  kegiatan pemasaran  jasa.
1. Dosen-dosen / Staff pengajar  memperoleh peredikat S2,  S3  dari dalam dan luar negeri.
2. Dosen / staff pengajar memiliki  pengalaman dibidangnya.
3. Dosen / staff pengajar bersikap  sopan.  Skala Likert Pelayanan (Service)  (X6) Merupakan sistem  pelayanan terhadap  kebutuhan konsumen.
1. Pegawai administrasi melayani  mahasiswa secara ramah,  sopan, cepat dan tepat.
2. Dosen pengajar mampu memberikan pengajaran kepada  mahasiswa secara profesional.
Skala Likert Keputusan  Mahasiswa (Y) Keputusan  Mahasiswa  dipengaruhi oleh  Bauran Pemasaran 1. Produk (Product) 2. Harga (Price)  3. Lokasi (Place)  4. Promosi (Promotion)  5. Orang (People)  6. Pelayanan (Service) Skala Likert Sumber : Fandy Tjiptono (2005:30)  3.  Skala Pengukuran Variabel  Pengukuran masing-masing variabel dalam penelitian ini adalah  dengan menggunakan skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur  sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang  fenomena sosial. Dengan skala likert, maka variabel yang akan diukur  dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut  dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang  dapat berupa pernyataan atau pertanyaan (Sugiyono, 2007:86) Skala likert menggunakan lima tingkatan jawaban sebagai berikut: Tabel 1.4 Instrumen Skala Likert No  Jawaban  Skor 1  Sangat Setuju  5 2  Setuju  4 3  Kurang Setuju  3 4  Tidak Setuju  2 5  Sangat Tidak Setuju  1 Sumber : (Sugiyono, 2007:86) 4.  Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas  Medan yang beralamat di Jalan Setia Budi No. 479F Tanjung Sari Medan,  sedangkan waktu penelitian dilakukan sejak bulan Februari 2010 sampai  April 2010.
5.  Populasi dan Sampel a. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi  Unika Santo Thomas Medan, angkatan 2007 sampai dengan 2009 yang  berjumlah 720 orang mahasiswa.
 b. Sampel Teknik penarikan sampel menggunakan teknikPurposive sampling,  yaitu teknik pengambilan sampel dipilih dengan pertimbangan tertentu  (Sugiyono 2006:78) yaitu mahasiswa Unika Santo Thomas Medan  angkatan 2007 sampai dengan 2009. Pada penelitian ini sampel yang  digunakan adalah mahasiswa fakultas ekonomi Unika Santo Thomas  Medan. Rumus yang dipakai adalah dengan menggunakan rumus Slovin  (Ginting dan Situmorang, 2008:132), yaitu: 2 1 Ne N n + = Dimana:   n = Jumlah Sampel N = Jumlah Populasi e = Taraf kesalahan = 10% Maka jumlah sampel yang diperoleh adalah: )1,0(7201 720 2 + = n n = 87,80 = 88 orang mahasiswa Melalui perhitungan rumus Slovin maka didapatkan jumlah sebesar 87,80  maka angka tersebut dibulatkan sehingga diperoleh jumlah sampel  sebanyak 88 orang mahasiswa.
6.  Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan  beberapa teknik pengumpulan data, antara lain:  a.  Daftar Pertanyaan (questionnaire)  Peneliti menyediakan daftar pertanyaan yang akan diisi oleh responden  yang menjadi sampel penelitian.
b.  Studi Dokumentasi Studi dokumentasi yaitu mengumpulkan data  melalui buku, jurnal,  majalah, internet yang menjadi bahan referensi pendukung bagi  penelitian.
7.  Jenis dan Sumber Data Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data, yaitu data primer dan  data sekunder.
a.  Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari responden  terpilih pada lokasi penelitian. Data primer diperoleh dengan  memberikan kuesioner kepada responden terpilih.
b.  Data Sekunder Data sekunder adalah data primer yang telah diolah lebih lanjut dan  disajikan oleh pihak pengumpul data primer atau pihak lain. Data ini  diperoleh melalui studi dokumentasi yang diperoleh dari buku, jurnal,  dan internet yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan.
8.  Uji Validitas dan Reliabilitas a.  Uji Validitas Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur  apa yang ingin diukur. Uji validitas untuk mengukur ketepatan alat ukur  melakukan tugas mencapai sasarannya. Uji validitas dilakukan pada   mahasiswa Unika Santo Thomas Fakultas Ekonomi sebanyak 30 orang  diluar dari sampel.
Kriteria dalam menentukan validitas kuesioner adalah sebagai berikut: 1)  Jika r hitung > r tabel maka pertanyaan tersebut Valid 2)  Jika r hitung < r tabel maka pertanyaan tersebut tidak Valid b.  Uji Reliabilitas Reliabilitas merupakan tingkat kehandalan suatu instrumen  penelitian. Instrumen yang reliabel adalah instrumen yang apabila  digunakan berulang kali untuk mengukur objek yang sama akan  menghasilkan data yang sama (Sugiyono, 2007:105). Uji reliabilitas  akan menunjukkan konsistensi dari pertanyaan jawaban responden yang  terdapat pada kuesioner. Uji ini dilakukan setelah validitas yang diuji  merupakan pertanyaan yang sudah valid. Uji reabilitas ini menggunakan  uji Cronbach Alpha.  Kriteria dalam menentukan reliabilitas kuesioner adalah sebagai berikut: 1)  Jika ralpha positif dan lebih besar dari rtabel maka pertanyaan tersebut  reliabel.
2)  Jika ralpha negatif dan lebih kecil dari r tabel maka pertanyaan tersebut  tidak reliabel.
Uji validitas dan reliabilitas kuesioner dalam penelitian ini menggunakan  bantuan program softwareSPSS (Statistic Product and Service Solution)  versi 12.00 untuk memperoleh hasil yang lebih terarah.
 9.  Metode Analisis Data a.  Metode Analisis Deskriptif Metode analisis deskriptif yaitu metode penganalisisan data yang  mengumpulkan, mengklasifikasikan, dan menganalisa data sehingga  memberi gambaran menyeluruh mengenai masalah yang dihadapi  (Sugiyono, 2007:110).
b.  Metode Analisis Statistik Untuk melihat hubungan pengaruh variabel bebas terhadap variabel  terikat penulis menggunakan analisis: 1. Regresi Berganda Penelitian ini penulis menggunakan analisis statistik regresi linear  berganda.
Persamaan yang digunakan adalah: Keterangan :  Y   = Keputusan Mahasiswa a   = Konstanta  b1,b2,b3,b4,b5,b6 = Koefisien regresi berganda  X1  = Variabel produk (Product)   X2  = Variabel harga (Price)   X3  = Variabel lokasi / Tempat (Place)   X4  = Variabel promosi (Promotion)   X5  = Variabel orang (People)   X6  = Variabel pelayanan (Service)  e   = Standard error Y= a + b1X1+b2X2+b3X3+b4X4+b5X5+b6X6+e  2.  Uji Hipotesis Untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap  keputusan mahasiswa memilih Fakultas Ekonomi, maka dilakukan  dengan menggunakan yaitu: a.  Uji Signifikan Simultan (Uji-F) Uji Signifikan Simultan (Uji-F) digunakan untuk menunjukkan  apakah secara bersama-sama variabel bebas (X) mempunyai  pengaruh positif dan signifikan atau tidak terhadap variabel  terikat (Y). Model hipotesis yang digunakan dalam uji Fhitung ini  adalah:   H0 : b1 = b2 = b3 = b4 = b5 = b6 = 0 Artinya variabel bebas (X) secara bersama-sama tidak  berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat (Y).
  Ha : b1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ b4 ≠ b5 ≠ b6 ≠ 0 Artinya variabel bebas (X) secara bersama-sama berpengaruh  positif dan signifikan terhadap variabel terikat (Y).
Kriteria pengambilan keputusannya adalah: H0 diterima jika Fhitung < Ftabel pada α = 5% Ha diterima jika Fhitung > Ftabel pada α = 5% b.  Uji Signifikan Parsial (Uji-t) Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar  pengaruh variabel bebas secara parsial (individual) terhadap  variabel terikat.
 Kriteria pengujiannya adalah: Ho : b1 = 0  Artinya variabel bebas (X) secara parsial tidak berpengaruh  positif dan signifikan terhadap variabel terikat (Y).
Ha : b1 ≠ 0  Artinya variabel bebas (X) secara parsial berpengaruh positif dan  signifikan terhadap variabel terikat (Y).
Kriteria pengambilan keputusannya adalah: Ho diterima jika thitung < ttabel pada α = 5% Ha diterima jika thitung > ttabel pada α = 5% c.  Koefisien determinan (R 2 )  Koefisien determinan berfungsi untuk mengetahui signifikasi variabel  koefisien determinan menunjukkan besarnya kontribusi variabel bebas (X)  terhadap variabel terikat (Y). Semakin besar nilai determinasi maka  semakin baik kemampuan variabel bebas menerangkan variabel terikat.  Jika koefisien determinasi (R 2 ) semakin besar (mendekati satu) maka dapat  dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas adalah besar terhadap variabel  terikat. Hal ini berarti model yang digunakan semakin kuat untuk  menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel  terikat. Sebaliknya jika determinasi (R 2 ) semakin kecil (mendekati nol)  maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel  terikat semakin kecil. Hal ini berarti model yang digunakan tidak kuat  untuk menerangkan variabel bebas terhadap variabel terikat.
  

Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pesan skripsi