Kamis, 20 Maret 2014

Skripsi Manajemen: PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA PT.BANK RAKYAT INDONESIA


BAB I.
PENDAHULUAN.
1.1 Latar Belakang Masalah.
Salah satu peran manajemen sumber daya manusia adalah menjaga dan  meningkatkan kinerja karyawan. Kinerja karyawan akan mempengaruhi  pencapaian tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Kinerja karyawan yang  sangat rendah akan mengakibatkan perusahaan mengalami kerugian yang  kemudian dapat berakhir dengan penutupan perusahaan. Melihat besarnya  pengaruh kinerja karyawan tersebut terhadap perusahaan maka penting bagi setiap  perusahaan untuk menjaga dan meningkatkan kinerja para karyawannya sesuai  dengan sasaran yang diinginkan.

Menurut Mangkunegara (2009:9), kinerja karyawan adalah hasil kerja  secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam  melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.  Menurut Dale (dalam Mangkunegara 2009:14) faktor-faktor yang mempegaruhi  kinerja terdiri dari faktor internal, yaitu faktor yang dihubungkan dengan sifatsifat seseorang seperti tipe pekerja keras dan faktor eksternal yang berasal dari  lingkungan seperti rekan kerja, pimpinan, fasilitas kerja dan iklim organisasi.  Simamora  (dalam Mangkunegara 2009:14) juga mendukung pendapat bahwa  aspek kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja  seseorang.
  Pada masa perubahan yang begitu cepat dan kompleks seperti sekarang ini,  perusahaan memerlukan pemimpin yang dapat mengarahkan dan mengembangkan  usaha-usaha bawahan sesuai dengan sasaran organisasi. Sasaran tersebut dapat  terwujud jika orang-orang yang berada di dalamnya mampu bekerjasama dengan  orang lain dengan koordinasi seorang pimpinan yang memiliki kemampuanuntuk  mengarahkan anggotanya. Kepemimpinan yang efektif akan memberikan  kontribusi besar kepada kinerja karyawan, sebaliknya kepemimpinan yang tidak  efektif dapat menghambat kemajuan dan kinerja karyawan.
Robbins (2007:49) mendefinisikan kepemimpinan sebagai kemampuan  untuk mempengaruhi suatu kelompok guna mencapai sebuah visi atau serangkaian  tujuan yang ditetapkan. Di antara beberapa gaya kepemimpinan, menurut peneliti  terdapat satu gaya kepemimpinan yang sangat menarik untuk diteliti, yaitu gaya  kepemimpinan situasional yang dikembangkan oleh Hersey dan Blanchard. Gaya  kepemimpinan ini akan selalu berusaha menyesuaikan dengan situasi dan kondisi  organisasi, serta bersifat fleksibel dalam menyesuaikan/beradaptasi dengan  kematangan bawahan dan lingku ngan kerjanya. Hal ini sesuai dengan kondisi  persaingan saat ini. Dalam era persaingan global saat ini kondisi lingkungan selalu  berubah sehingga agar dapat memenangkan persaingan tersebut perusahaan harus  dituntut untuk lebih adaptif terhadap lingkungan.  PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merupakan salah satu  perbankan milik negara (BUMN) yang terdapat di Indonesia. Dalam menjalankan  kegiatan operasionalnya PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk harus bersaing  dengan bank-bank lain baik milik negara maupun milik swasta. Selain itu iklim    perekonomian dan perbankan yang terjadi di luar negeri juga akan mempengaruhi  keadaan perbankan dalam negeri termasuk PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero)  Tbk. Untuk itu diperlukan pimpinan yang dapat mengatasi perubahan tersebut  agar PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dapat bertahan dan semakin  berkembang. Selain tantangan eksternal tersebut, pada PT. Bank Rakyat Indonesia  (Persero) Tbk juga memiliki kebijakan mutasi jabatan yang dilakukan setiap dua  tahun, baik untuk pimpinan maupun bawahan. Sehingga diperlukan pemimpin  yang dapat dengan cepat memahami kondisi organisasi yang dipimpinnya agar  pemimpin tersebut dapat langsung bekerja sama dengan bawahannya dan  karyawan menjadi tidak tertekan dengan lingkungan barunya  yang dapat  berdampak kepada kinerja karyawan tersebut.
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar Muda  adalah salah satu cabang dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang  berlokasi di Medan. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Iskandar  Muda memiliki 29 unit kantor pelayanan yang bertugas menghimpun dana dan  menyalurkan kredit kepada masyarakat.
Tabel 1.1  Kinerja Karyawan No  Keterangan  Perbandingan 1  Perbandingan antara laba dengan jumlah  pekerja 1:2  Perbandingan antara laba dengan remunerasi  1:Sumber: PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (diolah) Tabel 1.1 menunjukkan perbandingan antara laba dengan jumlah pekerja  dan remunerasi. Data di atas menunjukkan remunerasi yang diberikan perusahaan    kepada karyawan tinggi sedangkan laba yang dihasilkan rendah, hal ini berarti  kinerja karyawan masih rendah.
Tabel 1.2  Data Non Performing Loan Bank Rakyat Indonesia No   Keterangan  Tingkat NPL  (%) 1  BRI  5,92  Batas aman ketentuan Bank  Indonesia Sumber: PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (diolah)  Non Performing Loan (NPL) adalah data yang menunjukkan tingkat kredit  bermasalah yang terdapat pada suatu perbankan. Data di atas menunjukkan tingkat  Non Performing Loan (NPL) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang  masih cukup tinggi yaitu 5,97 % dimana masih berada diatas batas aman  ketentuan dari Bank Indonesia yaitu sebesar 5%. Semakin tinggi tingkat NPL  maka menunjukkan bahwa terdapat banyak nasabah yang tidak dapat melunasi  pinjamannya. Tingginya angka kredit bermasalah pada PT.Bank Rakyat Indonesia  (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar Muda tersebut disebabkan oleh  ketidakakuratan karyawan dalam menilai kemampuan nasabah untuk dapat  membayar pinjaman yang telah diberikan. Hal ini juga menunjukkan kinerja  karyawan yang rendah.  Peran pemimipin menjadi sangat penting dalam pencapaian tujuan  perusahaan yaitu dengan mengelola bawahannya agar bekerja secara maksimal  sehingga tercapai kinerja yang tinggi. Untuk mengelola bawahan dan bekerja  sama dengan baik harus menggunakan gaya kepemimpinan yang tepat yaitu gaya    kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi bawahan yang tercermin dari gaya  kepemimpinan situasional.
Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis merasa tertarik untuk  melakukan penelitan yang berkaitan dengan kinerja karyawan dan kepemimpinan  situasional dengan judul,    Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional  Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan Pada PT Bank Rakyat Indonesia  (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar Muda”.  1.2 Perumusan Masalah.
Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan sebelumnya, maka  dapat dirumuskan permasalahan dalam penelitian ini adalah: “Apakah Gaya  Kepemimpinan Situasional Berpengaruh Positif dan Signifikan Terhadap  Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang  Medan Iskandar Muda?”.
1.3 Tujuan Penelitian.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis  pengaruh gaya kepemimpinan situasional terhadap kinerja karyawan pada PT.  Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar Muda.
  1.4 Manfaat Penelitian.
Manfaat penelitian ini antara lain:.
a. Bagi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar  Muda.  Sebagai sarana informasi dan masukan bagi manajemen  perusahaan dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan.
b. Bagi Peneliti/Penulis.
Suatu kesempatan yang baik bagi penulis untuk dapat  menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama proses perkuliahan dan  memperluas cara berpikir ilmiah dalam bidang manajemen sumber daya  manusia.
c. Bagi Peneliti Selanjutnya.
Referensi bagi penulis selanjutnya sehingga dapat dijadikan  perbandingan dalam melakukan penelitian yang sama di masa yang  akan datang.
   
 
 
Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pesan skripsi