Rabu, 26 Maret 2014

Skripsi Manajemen: PENGARUH IKLAN TARIF HEMAT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KARTU SIMPATI PADA MAHASISWA DEPARTEMEN MANAJEMEN



BAB I  PENDAHULUAN   
1.1 Latar Belakang 
 Perkembangan teknologi telekomunikasi semakin hari semakin pesat. Kenyataan ini bisa dilihat dalam kehidupan sehari – hari dimana penggunaan  telepon selular semakin meningkat. Selainitu, para pengguna telepon seluler ini  juga bukan dari masyarakat menengah atas saja, tetapi juga berasal dari  masyarakat menengah bawah. Alasan penggunaannya juga bukan hanya untuk  mengikuti trend, akan tetapi sudah merupakan kebutuhan dalam memberi  kemudahan berkomunikasi dengan relasi lain. Telepon seluler juga meningkatkan  mobilitas para penggunanya karena komunikasi yang dilakukan tidak dibatasi  oleh waktu dan tempat.

Telepon seluler didukung oleh SIM (Subscriber Identification Module)  Cardyang dalam operasionalnya meningkatkan kebutuhan pelanggan terhadap  telekomunikasi yang cepat, mudah, menghasilkan suara yang jernih dalam  berkomunikasi, dan memiliki jangkauan yang luas. Karena itu berbagai jasa  layanan operator SIM Cardbersaing ketat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan  tersebut. Persaingan tidak hanya dari operator SIM Cardyang sudah ada, tetapi  juga berasal dari operator – operator baru. Untuk itu, operator SIM Cardyang  sudah pertama berdiri harus memiliki strategi pemasaran yang efektif untuk  memperluas daerah pemasarannya sekaligus berusaha untuk menjaga loyalitas   pelanggan yang sudah ada agar tidak beralih ke operator lain yang memberikan  nilai lebih. Dan sekarang, para operator SIM Cardbersaing dalam penetapan  harga guna menarik calon pelanggan baru. Hingga saat ini telah tercatat tiga  operator SIM  Cardyang terbesar yaitu: Telkomsel, Indosat, Exelcomindo  Pratama.
Tabel 1.1  Sumber : www.Telkomsel.com(9 November 2010)  Pada perusahaan telkomsel terdapat suatu strategi pemasaran dengan  memperkenalkan iklan tarif hemat simpati dimana talk timenyaberlaku kesemua  operator tanpa batas ngobrol. Selain itu pada saat ini perusahaan Telkomsel  mengeluarkan produk terbarunya yaitu simpati freedom,dimana pada produk ini  terdapat berbagai tarif hemat simpati,tidah hanya pada talk timenyamelainkan  kemurahan dalam mengakses internet,seperti mendownload lagu, gratis SMS, dan   lain sebagainya. Strategi penetapan diskon harga ini bertujuan untuk menarik  minat calon pelanggan baru sekaligus untuk mendorong loyalitas konsumen  (Lamb, dkk. 2001:317). Penggunaan iklan tarif hemat simpati diharapkan para  konsumen dapat percaya pada keunggulan atau kemampuan produknya, sehingga  mendorong konsumen untuk melakukan tindakan pembelian, hendriani (2004:32).
Kartu simpati memiliki sinyal bagus dan gak putus-putus, kartu ini murahnya tidak di batasi sehingga bisa nelpon kapan saja, gratis internet, gratis nada  sambung pribadi, hal ini sudah terbukti karena jutaan orang memakai kartu  simpati.
Promo Harga kartu perdananya juga cukup murah dengan Rp10.000 anda bisa  membelinya dan sudah termasuk PPN, dengan pulsa Rp 5.000, serta promo  lainnya,seperti gratis pulsa sesama kartu Telkomsel Rp 5.000, gratis pada isi  ulang ke-1 Rp 5.000, gratis pada isi ulang ke-2 Rp 5.000, gratis 1 NSP berlaku  selama 7 hari pertama dan Rp 3.000 untuk 7 hari berikutnya dengan mengakses  *999# dan memilih menu no 2, Gratis Akses Internet 5 MB berlaku untuk akses  melalui APN Internet atau APN Telkomsel.
Tabel 1.2  Tarif ke sesama Telkomsel  NO  DESKRIPSI  TARIF  DASAR   TARIF PANGGILAN (Voice & Video Call)   1  Ke Sesama Telkomsel (Kartu As, Simpati, Kartu  HALO)  2  Ke Operator Lain   3  Ke PSTN & Fixed Wireless  Rp.13/dtk  TARIF SMS  TARIF SMS  1  Ke Sesama Telkomsel (Kartu As, Simpati, Kartu  HALO)  2  Ke Operator Lain  3  Ke PSTN & Fixed Wireless  Rp.99/sms  4 SMS Internasional  Rp.1000/sms TARIF  DATA  TARIF DATA   1 Akses GPRS  Rp.5/kb  Sumber : www.Telkomsel.com(9 November 2010)  Iklan tarif hemat simpati ini merupakan salah satu iklan yang saat ini  menarik perhatian konsumen, hal ini dapat dilihat pada iklan-iklan simpati yg ada  diberbagai siaran telivisi. Dengan iklan ini perusahaan telkomsel mengharapkan  adanya minat yang tinggi dari konsumen untuk membeli sehingga penjualan  produk meningkat serta berharap target market menjadi lebih percaya kepada  keunggulan atau keampuhan produknya. Iklan ini juga diharapkan dapat  mendorong para konsumen yang belum memakai produk ini untuk mengkonsumsi  produk tersebut. Dengan adanya layanan tarif hemat Simpati yang mempengaruhi  loyalitas pelanggannya, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian di  Fakultas Ekonomi USU Medan. Adapun judul penelitian yang dilakukan penulis   adalah “Pengaruh Iklan Tarif Hemat Terhadap Keputusan Pembelian Kartu  Simpati Pada Mahasiswa DepartemenManajemen Fakultas Ekonomi USU”.
1.2 Perumusan Masalah  Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan sebelumnya, maka penulis  merumuskan masalah sebagai berikut :”Apakah iklan tarif hemat Simpati  berpengaruh terhadap keputusan pembelian kartu Simpati”.
1.3 Kerangka Konseptual  Menurut Howard dalam Durianto, et al (2003:105), Consumer Decision  Model (CDM)adalah suatu model dimana variabel-variabel saling berpengaruh.
Variabel tersebut adalah pesan dari iklan yang terlihat oleh konsumen sehingga  konsumen mencari dan mempertimbangkan suatu keputusan untuk membeli  produk. Harga dari suatu produk merupakan unsur bauran pemasaran yang  mendatangkan pemasukan bagi perusahaan yang berpengaruh pada besar kecilnya  laba dan pangsa pasar yang diperoleh. (Tjiptono, 2005:180).
Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah yang ada, maka dapat  digambarkan model kerangka konseptual pengaruh Iklan tarif hemat Simpati  terhadap keputusan pembelian kartu Simpati sebagai berikut :   Gambar 1.1: Kerangka Konseptual Pengaruh Iklan Tarif Hemat Simpati terhadap  Keputusan Pembelian Kartu Simpati  Sumber: Setiadi, (2003 : 16) (data diolah)  1.4 Hipotesis  Hipotesis adalah suatu pernyataan sementara atau dugaan jawaban yang  paling memungkinkan walaupun masih harus dibuktikan dengan penelitian (Umar  2005 : 69). Berdasarkan latar belakang dan masalah yang ada, maka penulis  merumuskan hipotesis sebagai berikut: Iklan Tarif hemat Simpati mempunyai  pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian kartu Simpati pada Mahasiswa  Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USU Medan.
1.5 Tujuan dan Manfaat Penelitian  1.5.1 Tujuan Penelitian  Iklan Tarif Hemat Simpati    Narasi iklan    Pesan iklan    Bahasa iklan    Logo iklan    Gaya iklan    Bintang iklan  Keputusan Pembelian Kartu Simpati    Mengenali kebutuhan    Pencarian informasi    Evaluasi alternatif    Keputusan pembelian    Perilaku setelah pembelian   Tujuan penulis mengadakan penelitian adalah: untuk mengetahui seberapa  besar pengaruh iklan tarif hemat Simpati terhadap keputusan untuk membeli  kartu Simpati pada Mahasiswa Manajemen Fakultas ekonomi USU Medan.
1.5.2 Manfaat Penelitian  a.  Bagi Penulis  Untuk mendapatkan keselarasan teori dan praktek terutama mengenai  pemasaran suatu iklan dan pengaruhnya terhadap tindakan pembelian.
b.  Bagi Perusahaan  Sebagai informasi dan pengetahuan bagi perusahaan ataupun para pelaku  bisnis lainnya.
c.  Bagi Pihak Lain  Dapat digunakan sebagai bahan perbandingan bagi penulis lain dalam  melakukan penelitian objek maupun masalah yang sama di masa yang akan  datang.
1.6 Metode Penelitian 1.6.1 Batasan Operasional  Batasan operasional dalam penelitian ini adalah:   a.  Variabel independen yaitu: seberapa besar pengaruh iklan tarif hemat  Simpati terhadap  keputusan pembeliannya  b.  Variabel dependen yaitu: keputusan pembelian kartu Simpati pada  Mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USU Medan.
1.6.2 Defenisi Operasional Variabel  Iklan Tarif hemat Simpati sebagai variabel bebas (X); tarif hemat atau  harga diskon merupakan salah satu unsur bauran pemasaran yang bertujuan  mempengaruhi minat dan sikap pelanggan terhadap suatu produk atau jasa,  dengan satuan pengukuran adalah skala Likert.
Keputusan pembelian (Y); pada mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi  USU Medan di dalam menentukan jasa operator SIM Card yang akan dipakainya  dalam hal ini operator Simpati dengan satuan pengukuran adalah skala Likert.
Tabel 1.3  Defenisi Operasionalisasi Variabel  Variabel Indikator  Skala Pengukuran  Iklan Tarif  Hemat Simpati  (X)  1.  Narasi iklan  2.  Pesan iklan  3.  Bahasa iklan  4.  Logo iklan  5.  Gaya iklan  6.  Bintang iklan  Skala Likert   Keputusan  Pembelian  Kartu Simpati  (Y)  1.  Mengenali produk yang  dibutuhkan 2.  Mencari informasi  sebanyak-banyaknya 3.  Evaluasi terhadap  pengambilan keputusan 4.  Pengambilan keputusan  dalam pembelian 5.  Kepuasan dalam  menggunakan jasa  operator Simpati Skala Likert   Sumber: Tjiptono (2005); Setiadi (2003) (data diolah)  1.6.3 Pengukuran Variabel (Parameter Variabel)  Pengukuran variabel dilakukan dengan mengukur variabel iklan tarif  hemat dan variabel keputusan pembelian kartu Simpati dengan menggunakan  Skala Likert(Sugiyono, 2004: 86) yaitu suatu alat ukur yang digunakan untuk  mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang  fenomena sosial.
Sebagai gambaran, penulis memberikan 5 alternatif jawaban kepada  responden dengan skala likert.
Contoh bobot pemetaaan sebagai berikut:  Skala 1 = Sangat tidak setuju    diberi bobot 1  Skala 2 = Tidak setuju     diberi bobot 2   Skala 3 = Ragu – ragu     diberi bobot 3  Skala 4 = Setuju       diberi bobot 4  Skala 5 = Sangat setuju     diberi bobot 5  1.6.4 Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian  Penelitian ini dilakukan di Fakultas Ekonomi USU yang beralamat di Jl.
Prof Dr T.Hanafiah, Padang Bulan, Medan. Penelitian ini dilakukan sejak October  2010 sampai December 2010.
1.6.5 Jenis Data  Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data yakni : a. Data Primer  Data Primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari responden  terpilih pada lokasi penelitian. Data primer diperoleh dengan memberikan  daftar pertanyaan (questionare) dan wawancara (interview) kepada  mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi USU.
b. Data Sekunder   Data Sekunder adalah data yang diperoleh melalui studi dokumentasi yang  diperoleh dari buku, majalah, dan internet yang dapat menjadi referensi  pendukung.
1.6.6 Populasi dan Sampel  a. Populasi adalah kelompok elemen yang lengkap yang biasanya berupa  orang, objek, transaksi, atau kejadian dimana kita tertarik untuk  mempelajarinya atau menjadi objekpenelitian (Kuncoro, 2003: 103).
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Manajemen Fakultas  Ekonomi USU yang terdaftar pada tahun 2007-2010 sebanyak 2374 orang.
b. Sampel diambil dengan menggunakan metode Proportionate Stratified  Random  Sampling  yaitu  metode  penarikan  sampel  acak  secara  proporsional untuk setiap kelompok strata dalam populasi. Untuk  menentukan jumlah sampel, penulis menggunakan rumus slovin  (Umar,2008 :78).
Tabel 1.4  Jumlah Mahasiswa Manajemen Tahun 2007 - 2010  Tahun  Jumlah  Mahasiswa  Persentase  2010 631  26  2009 647  26  2008 553  22   2007 543  22  Total 2374  96  Sumber : Mahasiswa departemen Manajemen USU 2007-2010 (11  November 2010)  Dimana :  n = jumlah sampel     N = ukuran populasi       e = taraf kesalahan yaitu 10% atau 0,1  Populasi (N) berjumlah 2374 orang, sehingga jumlah sampel adalah:  n = 95,95 atau 96 orang  1.6.7 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan  menggunakan beberapa teknik pengumpulan data antara lain:   a.  Wawancara (Interview) yaitu pengumpulan data dengan mengadakan  tanya jawab langsung kepada mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi  USU yang memakai kartu Simpati.
b.  Daftar Pertanyaan (Questionare) yaitu pengumpulan data dengan   mengajukan daftar pertanyaan secara tertulis untuk diisi oleh responden.
c.  Studi Dokumentasi yaitu pengumpulan data dengan mengumpulkan data   dari buku-buku dan literatur yang berhubungan dengan penelitian.
1.6.8 Teknik Analisis Data  a.  Metode Analisis Deskriptif  Metode analisis deskriptif adalah metode penganalisaan yang dilakukan  dengan cara menentukan data, mengumpulkan data dan mengintrepetasikan data  sehingga dapat memberikan gambaran masalah yang dihadapi.
b.  Analisis Kuantitatif  1. Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner  Uji Validitas dilakukan untuk mengukur apakah data yang telah didapat  setelah penelitian merupakan data yang valid dan alat ukur yang digunakan  (kuisioner). (Sugiono, 2005 : 109). Uji Reabilitas dilakukan untuk melihat apakah  alat ukur yang digunakan (kuisioner) menunjukkan konsistensi dalam mengukur  gejala yang sama. (Sugiono, 2005 : 110). Uji validitas dan reliabilitas kuesioner   dalam penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS 16.0 for Windows. Uji  kuisioner dilakukan pada 30 responden.
2. Analisis Regresi Sederhana   Analisis regresi sederhana dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel  bebas (iklan tarif hemat) terhadap variabel terikat (keputusan konsumen) akan  digunakan metode Regresi Linear Sederhana.
Y = a + bx + e  Keterangan:  Y = variabel terikat  a = konstanta   b = koefisien regresi  X = variabel bebas   e = standar error  a.  Analisis Statistik t  Yaitu sebagai uji signifikan individual. Uji ini menunjukkan seberapa jauh  pengaruh atau variabel penjelas secara individu dalam menerangkan variasi  variabel terikat.
Bentuk pengujiannya adalah:   Ho: b1= 0, artinya suatu variabel independen bukan merupakan penjelas yang  signifikan terhadap variabel dependen.
Ho: b1 0, artinya suatu variabel independen bukan merupakan penjelas yang  signifikan terjadap variabel dependen.
Kriteria Pengambilan keputusan  Hoditerima jika thitung< ttabel pada = 5 %  Ha diterima jika thitung > ttabel  pada = 5 %  b. Koefisien determinasi ( 2 R)  Pengujian kontribusi pengaruh dari variabel bebas (X) terhadap variabel tidak  bebas (Y), dapat dilihat dari koefisien determinasi berganda ( 2 R) dimana  0< 2 R<1. Hal ini menunjukkan jika  2 Rsemakin dekat dengan 1 maka pengaruh  variavel bebas (X) terhadap variabel tidak bebas (Y) semakin kuat. Sebaliknya  jika  2 Rsemakin dekat pada 0 maka pengaruh variabel bebas (X) terhadap  variabel tidak bebas (Y) semakin lemah.
    

Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pesan skripsi