Selasa, 25 Maret 2014

Skripsi Manajemen: PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP EFISIENSI KERJA KARYAWAN PADA PT BINTANG COSMOS



BAB I  PENDAHULUAN  
 A. Latar Belakang Masalah   
Pada zaman modern seperti sekarang ini, sarana transportasi telah menjadi  bagian yang penting dari kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan transportasi  merupakan salah satu sarana utama bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari  untuk bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnnya dengan  cepat. Seiring dengan perkembangan teknologi dan pembangunan yang ada di  segala bidang saat ini, perkembangan sarana transportasi pun telah berlangsung  dengan cepat. Mulai dari sarana transportasi yang sederhana sebelum tahun 1990  sampai dengan sarana transportasi yang mewah telah banyak kita jumpai di Abad  21 ini. Banyaknya jenis dan jumlah  sarana transportasi telah banyak  perkembangan yang pesat. Dapat kita lihat sekarang ini, melalui jenis kendaraan  automaticyang mempermudah seseorang dalam menggunakan mobil.

Efisiensi kerja merupakan bukti dilaksanakannya prosedur kerja sesuai  dengan ketentuan yang berlaku. Fungsi pengawasan dapat dilakukan setiap saat,  baik pada aktivitas awal manajemen, selama proses manajemen berlangsung  maupun setelah berakhir untuk mengetahui tingkat pencapaian tujuan suatu  organisasi atau unit kerja. Dengan katalain fungsi pengawasan harus dilakukan  terhadap perencanaan dan pelaksanaan untuk mengetahui keunggulan  perencanaan yang disusun dan diimplementasikan.
 Efisiensi kerja adalah salah satu pendorong utama dalam kelancaran bisnis  dan manajemen. Hal ini tidak pernah terlepas dari kultur organisasi dan kultur di  dalam masyarakat tertentu. Efisiensi kerja merupakan gambaran bahwa  pengawasan berjalan dengan baik serta adanya kesadaran kerja dan modal kerja  untuk melakukan tugas yang sesuai dengan petunjuk yang diberikan pimpinan  (Hasibuan, 2006: 243).
Pengawasan merupakan fungsi manajemen yang sangat penting untuk  dapat mengetahui apakah ada penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan yang  dilangsungkan pada suatu perusahaan.
Pengawasan merupakan salah satu hal yang sangat penting dilakukan  seperti yang dikemukakan Assauri  (1999 : 159), yang mengatakan bahwa  pengawasan merupakan kegiatan pemeriksaan dan pengendalian atas kegiatan  yang telah dan sedang dilakukan agar kegiatan-kegiatan tersebut dapat sesuai  dengan apa yang diharapkan atau apa yang direncanakan.
Pengawasan dapat memperkecil timbulnyahambatan yang akan terjadi,  sehingga hambatan tersebut dapat segeradiantisipasi dan untuk menjaga efisiensi  kerja demi kelancaran operasi perusahaan. Sistem pengawasan yang sesuai  dengan kondisi dan keadaan perusahaandapat meningkatkan efisiensi kerja  pegawai sehingga segala aktivitas perusahaan dapat berjalan dengan lancar.
Karyawan adalah assetutama perusahaan yang menjadi pelaku aktif dari  setiap aktivitas organisasi. Mereka memiliki perasaan, pikiran, keinginan, status  dan latar belakang pendidikan, usia maupun jenis kelamin yang berbeda yang  dibawa ke dalam organisasi perusahaan. Karyawan bukanlah mesin, uang dan   material yang sifatnya pasif dan dapat dikuasai serta diatur sepenuhnya dalam  mencapai tujuan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus melakukan  pengingkaran dalam bekerja jika karyawan tidak diawasi, seperti menunda waktu,  bekerja tidak sepenuh hati, melakukan kecurangan-kecurangan, sehingga akan  berdampak negatif kepada produktivitas serta pencapaian tujuan yang tidak efisien  dan efektif.
PT. Bintang Cosmos Medan merupakan suatu perusahaan yang bergerak  dalam bidang pemasaran kendaraan bermotor merek Mercedes-Benz untuk  wilayah Sumatera Utara di bawah naungan PT. Mercedes-Benz Distribution  Indonesia yang merupakan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) MercedesBenz untuk Indonesia. Adapun kenderaan yang dipasarkan adalah jenis sedan,  bus dan truk. Sampai saatini terdapat tiga kegiatanyang dilakukan oleh PT.
Bintang Cosmos yaitu penjualan kenderaan bermotor, penjualan sparepartdan  pemberian jasa reparasi untuk merek Mercedes-Benz.
Ditinjau dari kegiatan usahanya, PT. Bintang Cosmos Medan merupakan  suatu badan usaha yang kompleks sehingga memerlukan pengawasan dalam  pelaksanaan pekerjaan. Berdasarkan penelitian awal yang dilakukan, diperoleh  informasi tentang permasalahan yang timbul berkaitan dengan pengawasan kerja  yaitu kurang optimalnya pengawasan yang dilakukan perusahaan dalam kegiatan  operasional perusahaan sehingga mempengaruhi efisiensi kerja karyawan,  kurangnya rasa tanggung jawab yang dimiliki karyawan dalam melaksanakan  tugas yang diberikan dan lemahnya sanksi yang diberikan oleh perusahaan apabila  karyawan melakukan penyelewengan. Sehingga PT. Bintang Cosmos Medan   mengalami permasalahan dalam pencapaiantarget yang tidak sesuai dengan apa  yang sudah ditetapkan oleh perusahaan dalam rencana kerjanya. Dalam hal ini  dapat dilihat dalam Tabel 1.1 berikut ini :  Tabel 1.1  Rencana Kerja PT. Bintang Cosmos Medan  pada Tahun 2007 sampai tahun 2009  Tahun Target Pendapatan  Realisasi  %  2007 3.200.550.000  2.875.225.000 76.3%  2008 3.400.800.000  2.985.375.000 81.5%  2009 3.275.400.000  2.865.900.000 62.5%  Sumber : PT. Bintang Cosmos Medan (2010)  Berdasarkan Tabel 1.1 menunjukkan bahwa pada tahun 2009 target  pendapatan yang telah direncanakan tidak terealisasi dengan baik bahkan  mengalami penurunan pendapatan yang cukup besar. Salah satu penyebab  terjadinya penurunan ini dikarenakan kurangnya pengawasan, terutama  pengawasan terhadap penyelewengan waktu yang dilakukan oleh karyawannya.
Dengan demikian akan berdampak negatif pula dengan target pendapatan serta  realisasi yang terjadi pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 pada PT.
Bintang Cosmos Medan. Hal tersebutmenunjukan kurangnya efisiensi dalam  pemanfaatan waktu yang ditetapkan perusahaan.
Mengingat sangat pentingnya pengawasan dalam bekerja sebagai salah  satu cara untuk mewujudkan tujuan perusahaan maka penulis tertarik untuk  memilih judul skripsi yaitu: “Pengaruh Pengawasan Terhadap Efisiensi Kerja  Karyawan pada PT. Bintang Cosmos Medan”.
 B.  Perumusan Masalah  Berdasarkan apa yang telah diuraikan dalam latar belakang masalah,  penulis merumuskan masalah sebagai berikut : “Apakah pengawasan berpengaruh  positif dan signifikan terhadap efisiensi kerja karyawan pada PT. Bintang Cosmos  Medan ?”.
C. Kerangka Koseptual   Pengawasan yang dilaksanakan di perusahaan bertujuan agar sumber daya  dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknyasehingga tidak terjadi pemborosan  yang dapat mengakibatkan kerugian. Didalam pengawasan terdapat elemenelemen, yaitu : metode dan sifat pengawasan (Siagian, 2003:114). Sedangkan  efisiensi kerja adalah pelaksanaan pekerjaan yang terbaik dengan membandingkan  output dengan input yang digunakan. Efisiensi disini adalah cara mengerjakannya,  biaya, waktu, beban, dan jaraknya (Sedarmayanti, 2001:112).
 Siagian (2003:113) menyatakan bahwa fungsi pengawasan harus  dilaksanakan seefektif mungkin karena pelaksanaan fungsi pengawasan dengan  baik akan memberikan sumbangan yang besar dalam meningkatkan efisiensi.
Gambar 1.1. Kerangka Konseptual  Sumber : Siagian (2003), Sedarmayanti (2001), dimodifikasi  Pengawasan  (X) Efisiensi Kerja  (Y)   D. Hipotesis  Berdasarkan rumusan masalah di atas, dapat disimpulkan bahwa hipotesis  dalam penelitian ini adalah : “Pengawasan berpengaruh positif dan signifikan  terhadap efisiensi kerja karyawan pada PT. Bintang Cosmos Medan”.
E.  Tujuan dan Manfaat Penelitian  1.  Tujuan Penelitian  Adapun tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui  dan menganalisis pengaruh pengawasan terhadap efisiensi kerja karyawan  pada PT. Bintang Cosmos Medan.
2.  Manfaat Penelitian  Penelitian ini diharapkan bermanfaat :  a.  Bagi perusahaan yang diteliti  Penelitian ini dapat memberikan masukan kepada perusahaan, untuk  mengetahui seberapa jauh pengaruh pengawasan terhadap efisiensi  kerja karyawan pada PT. Bintang Cosmos Medan.
b.  Bagi penulis  Menambah pengetahuan dengan menghubungkan teori yang  didapat dalam perkuliahan dengan kenyataannya serta dapat  memperdalam pengetahuan penulis dalam bidang manajemen  sumber daya manusia.
 c.  Bagi peneliti lanjutan  Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan  referensi bagi peneliti lain  yang ingin melakukan penelitian  selanjutnya di bidang yang sama.
F. Metode Penelitian  1.  Batasan Operasional  Penelitian ini membahas tentang pengaruh pengawasan yang merupakan  variabel bebas (independent) dengan efisiensi kerja sebagai variabel terikat  (dependent) di PT. Bintang Cosmos Medan.
2. Definisi Operasional Variabel  a. Pengawasan Sebagai Variabel Bebas (X)  Pengawasan adalah memantau aktivitas pekerjaan karyawan untuk  menjaga perusahaan agar tetap berjalan kearah pencapaian tujuan dan membuat  koreksi jika diperlukan.
b. Efisiensi Kerja sebagai Variabel terikat (Y)  Efisiensi kerja adalah perbandingan terbaik atau rasionalitas antara hasil  yang diperoleh (output) dengan kegiatan yang dilakukan serta sumber-sumber dan  waktu yang dipergunakan.
 Tabel 1.2  Operasionalisasi Variabel  Variabel Indikator Skala  Pengawasan (X)  a.  Metode yang digunakan  baik langsung  (pengamatan) maupun  tidak langsung (laporan)  rating scale  b.  sifat pengawasan  (preventive  atau  reppresive) rating scale Efisiensi kerja (Y)  a.  waktu yang dibutuhkan  untuk melaksanakan  pekerjaan  rating scale b.  cara kerja, cara  mengerjakan dengan  memperhatikan kuantitas.
rating scale Sumber : Siagian (2003), Sedarmayanti (2001), diolah penulis  3. Pengukuran Variabel (Parameter Variabel)  Pengukuran variabel menggunakan itemized rating scaledimana dipilih  suatu jawaban dalam bentuk berurutan (Kuncoro, 2003:15).  Dalam hubungan ini  akan ditentukan item-item yang relevan dengan apa yang ingin diketahui,  kemudian responden diminta untuk memberikan jawaban-jawaban yang paling  sesuai dengan pendapatnya. Masing-masing item jawaban diberi bobot tertentu.
Skor responden dijumlahkan dan jumlah ini merupakan total skor. Total skor  inilah yang akan ditafsirkan sebagai posisi responden dalam rating scale (skala  penilaian).
Skala penilaian pada penelitian ini menggunakan 3 (tiga) tingkatan jawaban  sebagai berikut :  Jawaban A diberi skor  : 3  Jawaban B diberi skor  : 2   Jawaban C diberi skor  : 1  4. Lokasi dan Waktu Penelitian  Penelitian ini dilakukan pada PT. Bintang Cosmos Medan, Jalan  Sisingamangaraja KM VII dan dilaksanakan pada bulan September 2010 sampai  dengan November 2010.
5. Populasi dan Sampel  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Bintang Cosmos  Medan yang berjumlah 42 karyawan yang terbagi dalam bagian masing-masing.
Untuk penarikan sampel digunakan metode sensus dimana penulis memasukkan  semua anggota populasi akan diobservasi, karena jumlah populasi relatif kecil.
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh  populasi tersebut (Sugiono, 2004 : 73).
6. Jenis dan Sumber Data  Penelitian menggunakan dua jenis sumber data yakni:  a.  Data Primer  Data yang diperoleh dengan surveilapangan yang menggunakan semua  metode pengumpulan data original. Data primer diperoleh dengan  memberikan kuesioner  dan wawancara kepada anggota populasi.
b.  Data Sekunder  Data yang telah dikumpulkan oleh lembaga pengumpul data dan  dipublikasikan kepada masyarakat pengguna data berupa buku-buku, laporan  perusahaan, dan literatur lainnya.
 7. Teknik Pengumpulan Data  a. Wawancara  Wawancara dilakukan kepadapihak-pihak yang dapat memberikan informasi  yang berkaitan dengan pengawasan dan efisiensi kerja yaitu kepada pimpinan  dan supervisor.
b.  Kuesioner  Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengajukan daftar pertanyaan pada  responden yaituseluruh karyawanPT. Bintang Cosmos Medan.
c.  Studi Dokumentasi  Mengumpulkan data dan informasi daribuku-buku, tulisan ilmiah, internet  dan literatur-literatur lainnya yang memiliki relevansi dengan penelitian.
8. Uji Validitas dan Reliabilitas Uji validitas dan reliabilitas dilakukan pada instrumen penelitian dalam hal  ini adalah kuesioner untuk menguji apakah kuesioner layak digunakan sebagai  instrumen penelitian. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk  mengukur apa yang seharusnya diukur. Instrumen yang reliable adalah instrumen  yang bila digunakan beberapa kali mengukur objek yang sama, akan  menghasilkan data yang sama. Uji validitas dan reliabilitas ini akan dilaksanakan  pada PT. Kars Gallery Jalan H. AdamMalik No. 3 Medan yang berjumlah 30  orang.
 9. Teknik Analisis Data a. Analisis Statistik Deskriptif  Metode ini digunakan untuk menganalisa data dengan cara  mendeskripsikan atau menggambarkan datayang telah terkumpul sebagaimana  adanya sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas tentang masalah yang  dihadapi.
Pada penelitian ini, data akan diuji dengan beberapa tahap antara lain :  b. Analisis Regresi Linier Sederhana  Metode regresi linier sederhana digunakan untuk mengetahui berapa besar  pengaruh variabel bebas (Pengawasan) terhadap variabel terikat (Efisiensi Kerja).
Menurut Sugiyono (2005:204) model regresi linier sederhana yang  digunakan, yaitu :  Keterangan :  Y  : Efisiensi Kerja  a  : Konstanta  b  : Koefisien regresi  X  : Pengawasan  e : Standar error Y = a + bX + e   Pada penelitian ini, data akan diuji dengan beberapa tahap antara lain :  a.  Uji Signifikansi (uji t)  Uji t merupakan pengujian dengan menggunakan kriteria pengambilan  keputusan sebagai berikut :  Ho : = 0 (tidak ada pengaruh pengawasan terhadap efisiensi kerja)  H1:    0 (ada pengaruh pengawasan terhadap efisiensi kerja)  Kriteria pengambilan keputusan :  Ho diterima jika t hitung < t tabel  α= 5%  Ho ditolak jika t hitung > t  tabel  α= 5%  b.  Koefisien Determinasi (R 2 )  Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa besar  kemampuan model dalam menerangkan variabel terikat. Jika R 2 semakin besar  (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (X)  adalah besar terhadapvariabel terikat (Y). Sebaliknya jika R 2 semakin kecil  (mendekati nol) maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas (X) adalah  kecil terhadap variabel terikat (Y).
  

Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pesan skripsi