Kamis, 27 Maret 2014

Skripsi Manajemen: PERANAN BAURAN PROMOSI DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN MOBIL HONDA PADA PT. ISTANA DELI KEJAYAAN



BAB I PENDAHULUAN 
A. Latar BelakangMasalah
  Setiap perusahaan mempunyai tujuan utama yaitu mendapatkan  keuntungan. Hal ini dilakukan untuk kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka  panjang. Salah satu usaha yang digunakan produsen ataupun perusahaan dalam bidang  pemasaran untuk meningkatkan produksi yaitu melalui kegiatan promosi. Promosi  dilakukan perusahaan untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen dan  melalui promosi tersebut diharapkan calon konsumen akan mengetahui produkproduk yang ditawarkan oleh perusahaan dan akhirnya memutuskan untuk membeli  produk tersebut sesuai dengan kebutuhannya.

Promosi merupakan salah satu kegiatan terpenting yang harus  dilaksanakan oleh suatu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan. Dapat  dikatakan bahwa promosi merupakan salah satu senjata ampuh bagi pemasaran dalam  mengembangkan dan meningkatkan suatu usaha. Pentingnya promosi pada saat ini  semakin disadari, terutama dengan adanya persaingan yang semakin tajam. Promosi  bagi dunia usaha sangatlah menentukan kontinuitas terhadap produk yang ditawarkan,  terlebih produk tersebut merupakan barang mewah dan berharga, misalnya produk  mobil Honda yang ditawarkan oleh PT. Istana Deli Kencana (IDK1) dan PT. Istana  Deli Kejayaan (IDK2) Medan.
PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan merupakan salah satu  dealer resmi Honda yang bergerak dibidang Automotive yang menyalurkan mobil  merek Honda khususnya di daerah Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darusallam  (NAD). Promosi yang dilakukan perusahaan dalam memperkenalkan produk yang  diproduksinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga promosi tersebut harus  1  dilakukan dengan baik. Keberhasilan promosi yang dijalankan akan diketahui dengan  semakin meningkatnya volume penjualan pada perusahaan tersebut. Apabila volume  penjualan meningkat setiap tahunnya maka kelangsungan hidup perusahaan untuk  jangka panjang akan terjamin. Karena pada dasarnya promosi dilakukan untuk  meningkatkan minat konsumen terhadap produk yang ditawarkan perusahaan disertai  informasi yang lebih  atraktif.  Kegiatan promosi yang dilakukan untuk  memperkenalkan produk yang ditawarkan perusahaan harus sesuai dengan  kemampuan biaya operasional perusahaan. Dalam hal ini promosi merupakan cara  atau alat bagi perusahaan untuk mengkomunikasikan produk yang perusahaan  tawarkan kepada konsumen.
PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan melakukan promosi yang  baik, maka dengan demikian akan mengakibatkan meningkatnya volume penjualan.
Peningkatan volume penjualan sangat dipengaruhi oleh kegiatan promosi yang benarbenar disusun serta dijalankan dengan baik dan terarah, karena promosi merupakan  salah satu cara yang digunakan perusahaan untuk meningkatkan volume penjualan.
Jika promosi yang dijalankan oleh perusahaan tidak baik, maka volume penjualan  tidak akan meningkat. Oleh karena itu setiap perusahaan akan melakukan promosi  yang baik dan gencar guna menghasilkan volume penjualan yang maksimal.
PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan dalam memperkenalkan produknya dan menarik konsumen sebagai pembeli dengan menggunakan bauran  promosi  yaitu antara lain :  melalui periklanan (surat kabar, brosur, spanduk dan  sebagainya), promosi penjualan (potongan harga dan pameran), penjualan pribadi  (melalui sales Eksecutif dan Sales Counter). Dari bentuk-bentuk bauran promosi yang  digunakan perusahaan, sarana periklanan memegang peranan penting dimana hampir  semua jenis periklanan digunakan oleh pihak perusahaan seperti : membagikan   brosur, stiker dan mengiklankan PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan  melalui radio dan televisi. Selanjutnya promosi yang gencar juga dilakukan oleh  perusahaan dengan memberikan potongan harga / discount kepada konsumen yang  berminat membeli mobil Honda yang ditawarkan oleh  PT. Istana Deli Kejayaan  (Honda IDK2) Medan.Volume penjualan merupakan jumlah barang yang terjual  dalam waktu tertentu  Promosi yang dilakukan oleh PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2)  Medan diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan mobil Honda pada PT.
Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan karena telah terjadi fluktuasi terhadap  volume penjualan mobil Honda selama 5 tahun terakhir pada PT. Istana Deli  Kejayaan (Honda IDK2) Medan. Hal ini dibuktikan dengan adanya data volume  penjualan selama 5 tahun terakhir yang menunjukkan tingkat volume penjualan yang  tidak tetap setiap tahunnya. Dengan melihat realitas volume penjualan yang tidak  stabil tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul : “  Peranan Bauran Promosi dalam Meningkatkan Volume Penjualan Mobil Honda  pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan “.
Tabel 1.1 Volume Penjualan PT. Istana Deli Kejayaan Medan No  Type Mobil  Tahun  2004 Tahun  2005 Tahun  2006 Tahun 2007 Tahun  2008 1.  Honda Jazz  160  192  225  250  375 2.  Honda City  81  47  16  78  98 3.  Honda Cr-V  74  122  79  145  245 5.  Honda Civic  19  14  22  3  53 6.  Honda Stream  2  2  1  15  3 7.  Honda Accord  8  28  17  19  62 8.  Honda Odyssey  1  -  -  5  4 Total  345  405  360  515  840 Sumber : PT. Istana Deli Kejayaan Medan(2009)   B.  Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah maka dirumuskan masalah sebagai  berikut : “ Apakah periklanan, penjualan pribadi, promosi penjualan dan  publisitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan mobil  Honda pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan? ”.
C. Kerangka Konseptual Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah, dapat disusun sebuah  kerangka konseptual yaitu : a.  Periklanan meliputi : spanduk, brosur dan surat kabar b.  Promosi Penjualan meliputi : discount, pameran dan demonstrasi.
c.  Penjualan Pribadi meliputi : komunikasi dan presentase oval.
d.  Publisitas meliputi : radio dan media cetak..
e.  Volume Penjualan meliputi : harga, promosi dan kepuasan pelanggan.
Menurut Kotler (2001:358), kegiatan promosi terdapat dalam bauran  pemasaran (Promotion Mix) yang terdiri dari : periklanan, penjualan pribadi, promosi  penjualan dan publisitas. Dinamika persaingan bisnis yang semakin ketat antara  berbagai perusahaan dalam menghasilkan dan menjual produknya, memberikan  pengaruh kepada masyarakat agar terdorong untuk membeli produk perusahaan  melalui kegiatan promosi.
Peningkatan volume penjualan yang tinggi akan menghasilkan semangat  kerja yang tinggi. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan adanya promosi agar dapat  menarik simpati konsumen sehingga terjadi peningkatan volume penjualan pada suatu  perusahaan. Maka promosi merupakan sesuatu yang penting didalam meningkatkan  volume penjualan dalam kegiatan usaha suatu perusahaan.
 Variabel yang digunakan terdiri dari periklanan, penjualan pribadi,  promosi penjualan dan publisitas.
Sumber : Kotler (2001:358), diolah penulis Gambar 1.1 Kerangka Konseptual D. Hipotesis Berdasarkan latar belakang masalah dan perumusan masalah diatas, dapat  disimpulkan bahwa hipotesis  dalam penelitian ini adalah “ Periklanan, penjualan  pr ibadi, promosi penjualan dan publisitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan  terhadap volume penjualan mobil Honda pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda  IDK2) Medan ”.
E.  Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh periklanan, penjualan  pribadi, promosi penjualan dan publisitas dalam meningkatkan volume  penjualan pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan.
2.  Manfaat dari penelitian ini adalah : a.  Bagi Perusahaan Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan dan pertimbangan  untuk mengambil keputusan terutama dalam bidang promosi dalam  meningkatkan volume penjualan dimasa yang akan datang yang  bermanfaat bagi kelancaran kegiatan dan kemajuan perusahaan.
Periklanan ( X1 ) Penjualan Pribadi (X2) Promosi Penjualan ( X3) Publisitas ( X4 ) Volume Penjualan ( Y )  b.  Bagi Penulis Untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis penulis di bidang pemasaran  khususnya didalam peranan promosi.
c.  Bagi Pihak Lain Menambah pengetahuan sebagai bahan masukan jika ingin melanjutkan  penelitian dengan tema sejenis ataupun perusahaan sejenis.
F. Metode Penelitian 1.  Batasan Operasional Penelitian ini membahas tentang keterkaitan antara promosi dengan volume  penjualan pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan dengan responden  adalah konsumen yang membeli mobil honda pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda  IDK2) Medan.
2.  Definisi Operasional Variabel a.   Variabel Bebas ( Independent Variable )  Promosi ( Promotion )  Promosi merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang penting bagi  perusahaan dalam upaya mempertahankan kontinuitas serta meningkatkan kualitas  penjualan. Untuk meningkatkan pemasaran, dalam hal ini memasarkan barang atau  jasa dari suatu perusahaan tak cukup hanya mengembangkan produk, menggunakan  saluran distribusi dan penetapan harga yang tetap akan tetapi juga didukung oleh  kegiatan promosi.
Adapun variabel dari bauran promosi adalah sebagai berikut : 1.  Periklanan ( Advertising ) (X1) Periklanan  merupakan salah satu dari 5 komponen bauran promosi yang  digunakan perusahaan untuk melancarkan komunikasi dengan masyarakat. Periklanan  adalah komunikasi non individu dengan sejumlah biaya melalui bebagai media yang  dilakukan perusahaan dengan pembiayaan laba serta individu-individu dimana  sponsor maupun perusahaan diidentifikasi.
2.  Penjualan Pribadi ( Personal Selling ) (X2) Penjualan Pribadi adalah interaksi antara 2 individu dan saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai atau mempertahankan  hubungan pertukaran yang saling mengguntungkan dengan pihak lain.
3.  Promosi Penjualan ( Sales Promotion ) (X3) Promosi penjualan merupakan kegiatan-kegiatan pemasaran selain penjualan  pribadi, periklanan dan publisitas yang mendorong efektifitas pembelian konsumen  dan pedagang dengan menggunakan alat-alat seperti : peragaan, pameran, demonstrasi  dan sebagainya.
4.  Publisitas ( Publicity ) (X4) Publisitas merupakan bagian dari fungsi promosi yang lebih luas yang disebut  dengan hubungan masyarakat dan meliputi usaha-usaha untuk menciptakan dan  mempertahankan hubungan yang mengguntungkan antara organisasi dan masyarakat,  termasuk dengan pemilik perusahaan, karyawan, lembaga pemerintahan, penyalur,  serikat buruh dan juga calon pembeli.
a.  Variabel Terikat ( Dependent Variable )  Variabel tidak bebas dalam penelitian ini adalah volume penjualan mobil  Honda pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan.
 Tabel 1.2  Definisi Operasional Variabel No  Variabel  Indikator Variabel  Bentuk Data 1.  Periklanan ( X1 ) a. Spanduk b. Bosur c. Surat Kabar Likert 2.  Promosi Penjualan ( X2 ) a. Diskon b. Pameran c. Demonstrasi Likert 3.  Penjualan Pribadi ( X3 ) a. Komunikasi b. Presentasi Oral Likert 4.  Publisitas ( X4 )  a. Radio b. Media Cetak Likert 5.  Volume Penjualan ( Y ) a. Harga b. Promosi c. Kepuasan Pelanggan Likert Sumber : Sugiyono ( 2004:282 ), Diolah oleh penulis 3.  Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan penulis pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2)  Medan yang berlokasi di Jl. Sei Batang Hari No. 22-24 Medan.  Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan April - bulan Mei 2009.
4.  Skala Pengukuran Variabel Adapun yang menjadi pengukuran data dalam penelitian ini adalah skala  Likert. Menurut Sugiyono (2004:86) skala likert digunakan untuk mengukur sikap,  pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang fenomena sosial. Untuk  keperluan analisa kuantitatif penelitian ini maka peneliti memberikan 5 (lima)  alternatif jawaban kepada responden untuk masing-masing variabel dengan  menggunakan skala 1 sampai 5, yang dapat dilihat dari tabel 1.3 berikut :  Tabel 1.3 Instrumen Skala Likert No  Pertanyaan  Skor 1  Sangat Setuju (SS)  5 2  Setuju (S)  4 3  Ragu-ragu (RG)  3 4  Tidak Setuju (TS)  2 5  Sangat Tidak Setuju (STS)  1 Sumber : Sugiyono (2004:124)  5.  Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli mobil honda  pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda IDK2) Medan yang berjumlah 840 orang/2008.
Penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus slovin  dan metode penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan metode random  sampling  yaitu teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara acak tanpa  memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Bila pada saat yang sama customer  tersebut datang dan ditemui dilokasi penelitian dan memenuhi kriteria sebagai sumber  data. (Sugiyono, 2004 : 78).
Ukuran sampel berdasarkan rumus Slovin adalah sebagai berikut : 2 1 Ne N n + = Keterangan : N : Jumlah Sampel n : Jumlah Populasi e : Taraf Kesalahan  Sehingga dalam penelitian ini jumlah sampel dapat ditentukan dengan cara  sebagai berikut : 2 )1.0(8401 840 + = n = 89.36 sehingga jumlah sampel dibulatkan menjadi 89 orang.
6.  Jenis dan Sumber Data Untuk memperoleh data-data tersebut penulis menggunakan 2 sumber data  yaitu : a.  Data Primer Data primer merupakan penelitian yang dilakukan langsung kepada objek  yang menjadi pusat penelitian yang ditujukan kepada pimpinan perusahaan  dan bagian pemasaran.
b.  Data Sekunder Data sekunder merupakan penelitian yang dilakukan dalam upaya  mendapatkan data-data yang berupa teori-teori dari buku pustaka dan  sumber data lainnya seperti data volume penjualan pada PT. Istana Deli  Kejayaan (Honda IDK2) Medan.
7.  Teknik Pengumpulan Data a.  Daftar Pertanyaan (Kuesioner) Merupakan suatu daftar yang berisi pertanyaan-pertanyaan untuk diisi oleh  para responden. Dengan cara mengajukan daftar pertanyaan tersebut kepada  konsumen yang membeli mobil honda pada PT. Istana Deli Kejayaan (Honda  IDK2) Medan.
 b.  Wawancara Penulis melakukan tanya jawab dan diskusi dengan pihak-pihak  yang  berkompeten dalam bidang pemasaran, dalam hal ini Sales Manager, Sales  Eksecutif dan Counter Sales.
c.  Studi Dokumentasi Studi dokumentasi adalah teknik pengumpulan data dengan melakukan  penelusuran terhadap dokumen-dokumen yang mendukung dengan cara  peninjauan langsung objek yang diteliti guna memudahkan memperoleh data  yang diperlukan.
8.  Uji Validitas dan Reliabilitas Uji Validitas dilakukan untuk mengukur apakah data yang telah didapat  setelah penelitian merupakan data yang valid dengan alat ukur yang digunakan  yaitu daftar pertanyaan (kuesioner). Uji reliabilitas digunakan untuk melihat  apakah alat ukur yang digunakan (kuesioner)  menunjukkan konsistensi  didalam mengukur gejala yang sama.
9.  Teknik Analisis Data a.  Analisis Deskriptif Analisis deskriptif  adalah analisis yang digunakan dengan cara  merumuskan dan menafsirkan data yang ada dan dapat memberikan  gambaran yang jelas melalui pengumpulan, menyusun dan menganalisis  data, sehingga dapat diketahui gambaran umum perusahaan yang sedang  diteliti.
 b.  Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda adalah analisis yang digunakan untuk  menyajikan data dalam bentuk angka. Analisis ini digunakan untuk  mengetahui pengaruh promosi dalam meningkatkan volume penjualan,  maka digunakan analisis kuantitatif dengan menggunakan model regresi  linear barganda.
Rumus regresi linear barganda menurut Sugiyono (2004:221) adalah  sebagai berikut : Keterangan:  Y  : Volume Penjualan (Variable Dependen) a  : Konstanta (Tetap) e  : Standard Error X1  : Periklanan (Variable Independen 1) X2  : Promosi Penjualan (Variable Independen 2) X3  : Penjualan Pribadi (Variable Independen 3) X4   : Publisitas (Variable Independen 4) b1, b2, b3 : Koefisien Regresi Alasan digunakan metode analisis regresi linear berganda adalah karena  analisis ini dapat memberikan jawaban mengenai besarnya pengaruh variabel  bebas terhadap variabel terikat.
Proses selanjutnya adalah melakukan pembuktian hipotesis yang diajukan  dengan perhitungan menggunakan alat bantu program SPSS (Statistical  Product and Service Solution) 12.00 dengan teknik analisis menggunakan : Y = a + b1x1 + b2x2 + b3x3 + b4x4 + e  1.  Uji-t (Parsial) Uji t yaitu menguji apakah variabel bebas mempunyai pengaruh signifikan  terhadap nilai variabel terikat dengan rumusan hipotesis sebagai berikut:  a.  Ho : b1 = b2 = b3 = b4 = 0 artinya secara parsial tidak terdapat  pengaruh positif dan signifikan dari variabel bebas (X) terhadap  variabel terikat (Y).
b.  Ha : b1 ≠  b2    b3    b4  =  0  artinya  secara  parsial terdapat pengaruh  positif dan signifikan dari variabel bebas (X) terhadap variabel terikat  (Y).
Kriteria pengambilan keputusan dengan menggunakan alpha 5% dan  derajat keabsahan (n-k) kemudian dibandingkan dengan t hitung.
Ho diterima jika t hitung ≥ t tabel pada α = 5% Ha diterima jika t hitung ≤ t tabel pada α = 5% 2.  Uji-f (Serempak) Uji f digunakan untuk  melihat secara bersama-sama pengaruh secara  positif dan signifikan dari variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y)  melalui uji statistik dengan langkah-langkah sebagai berikut : Ho : b1 : b2 : b3 : b4 = 0 : Secara bersama-sama tidak terdapat pengaruh  positif dan signifikan dari variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y).
Ha : b1 ≠b≠ b3 ≠ b4 ≠ 0 : Secara bersama-sama terdapat pengaruh positif  dan signifikan dari variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y).
Kriteria pengambilan keputusan dengan menggunakan alpha 5% dan  derajat keabsahan (n-k), (k-1) kemudian dibandingkan dengan t hitung.
Ho diterima apabila f hitung ≤ f tabel pada α = 5% Ho diterima apabila f hitung ≥ f tabel pada α = 5%  3.  Koefisien Determinasi (R2) Determinasi digunakan untuk melihat seberapa besar kontribusi variabel  bebas terhadap variabel terikat. Dengan kata lain nilai koefisien  determinan digunakan untuk mengukur besarnya kontribusi variabel yang  diteliti X dan Y sebagai variabel terikatnya. Semakin besar nilai koefisien  determinasi maka semakin baik kemampuan variabel X menerangkan  variabel Y. Jika determinasi (R²) semakin besar (mendekati 1), maka dapat  dikatakan bahwa pengaruh variabel X adalah besar terhadap variabel Y.
Hal ini menunjukkan model yang digunakan semakin kuat untuk  menerangkan pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Sebaliknya jika  determinasi (R²) semakin kecil (mendekati 0), maka dapat dikatakan  bahwa pengaruh variabel X terhadap variabel Y semakin kecil. Hal ini  menunjukkan bahwa model yang digunakan semakin tidak kuat untuk  menerangkan pengaruh variabel X terhadap variabel Y.
  

Download lengkap Versi Word

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pesan skripsi